Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Dikira Jadi Korban Curanmor, Ternyata Salah Ambil Motor di Disdikbud Wonogiri

Iwan Adi Luhung • Kamis, 20 November 2025 | 18:33 WIB

 

Polisi saat turun ke lapangan Rabu (19/11/2025)
Polisi saat turun ke lapangan Rabu (19/11/2025)

RADARSOLO.COM -  Dugaan pencurian sepeda motor di area parkir Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri terkuak.

Ternyata, motor yang dikira dicuri salah diambil oleh orang lain.

Diketahui, peristiwa itu sempat menggegerkan pegawai dinas setempat pada Rabu (19/11/2025) sekira pukul 15.30.

Awalnya, pegawai dinas bernama Yuwanirma Ima Damayanti mendapati sepeda motor Honda Supra X 125 bernomor polisi AD 5126 VR miliknya tidak berada di lokasi parkir.

Hal itu dilaporkan kepada petugas jaga dan kemudian dilaporkan ke polisi.

Mendapatkan laporan, petugas piket Pamapta Polres Wonogiri segera mendatangi lokasi, memeriksa CCTV, dan melakukan penelusuran ke SMK Negeri 2 Wonogiri.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mengatakan berdasarka hasil pemeriksaan, diketahui bahwa sepeda motor tersebut ternyata dibawa oleh dua pelajar Anggraini Wulandari dan Riski Dian Lestari.

"Kedua pelajar itu mengira motor yang mereka temukan di parkiran dinas adalah milik temannya. Kunci motor tersebut ternyata cocok, sehingga mereka meyakini motor itu benar milik rekannya," ujar Anom Kamis (20/11/2025).

Motor itu dibawa ke sekolah dan diparkirkan di dekat UKS.

Baik Anggraini maupun Riski mengaku tidak mengetahui bahwa motor tersebut sebenarnya milik orang lain, karena beranggapan motor dengan merk sama tidak mungkin bisa dinyalakan dengan kunci berbeda.

Setelah kegiatan sekolah selesai, motor tetap berada di area sekolah dengan kunci yang masih tertancap.

Sementara itu, pemilik asli motor korban telah lebih dahulu melapor ke polisi karena mengira motornya hilang.

Anom menuturkan, kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan.

"Kami mengimbau agar masyarakat selalu memastikan kendaraan terkunci dengan baik. Kasus ini memang bukan pencurian, namun kelalaian sekecil apa pun bisa memicu situasi yang berpotensi meresahkan," kata dia.

Untungnya, personel segera bergerak, memeriksa TKP, mengamankan informasi, mengecek CCTV hingga mendatangi sekolah.

Semua pihak yang kooperatif dalam proses penelusuran, termasuk sekolah dan para saksi, sehingga permasalahan dapat segera terklarifikasi.

Motor milik korban telah kembali, dan situasi dinyatakan aman.(al)

Editor : Nur Pramudito
#Disdikbud #curanmor #Polres Wonogiri #wonogiri