Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Antisipasi Macet Nataru di Wonogiri, Dishub Siapkan Rekayasa Flash Lampu Apill dan Kantong Parkir Baru

Iwan Adi Luhung • Jumat, 28 November 2025 | 23:54 WIB
Kawasan Pasar Wonogiri Kota yang rawan macet saat libur Nataru.
Kawasan Pasar Wonogiri Kota yang rawan macet saat libur Nataru.

RADARSOLO.COM–Pemkab Wonogiri mewaspadai potensi kemacetan di area Wonogiri Kota selama momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Antrean kendaraan diperkirakan meningkat. Diperparah oleh sejumlah ruas jalan yang saat ini digunakan sebagai pasar darurat bagi pedagang Pasar Wonogiri Kota yang sempat mengalami kebakaran.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri Waluyo menjelaskan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Satlantas Polres Wonogiri untuk membahas langkah-langkah mitigasi.

“Kita lihat dulu nanti potensi volume kendaraan seperti apa. Bisa dengan kita atur flash (lampu Apill) begitu di Ponten, jadi kendaraan jalan terus,” ujar Waluyo.

Waluyo mencontohkan rekayasa yang akan dilakukan di simpang empat Ponten, Kecamatan Wonogiri Kota.

Fokus Utama: Pengaturan Pasar Darurat dan Kantong Parkir

Selain rekayasa flash lampu Apill, fokus utama Dishub adalah pengaturan parkir kendaraan di sekitar pasar darurat.

Waluyo menekankan bahwa parkir kendaraan tidak boleh mengganggu arus lalu lintas.

“Misal di depan pasar yang maksimal dua baris. Lalu kita juga bisa tambah kantong parkir,” beber mantan Kepala Satpol PP Wonogiri itu.

Beberapa kantong parkir baru yang disiapkan diantaranya berada di Jalan Cipto Mangunkusumo dan Jalan Pelem.

Jika ada parkir di Jalan Kartini, akan diarahkan menggunakan sistem satu sisi jalan saja agar tidak mengganggu arus.

Baca Juga: Perkiraan Pemain Persis Solo vs PSM Makassar: Usung Misi Besar Kemenangan Perdana di Manahan

Waluyo memastikan, semua langkah ini akan dikoordinasikan secara intensif.

“Kita akan bareng-bareng, berkoordinasi dengan Satlantas Polres Wonogiri juga,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo menilai potensi kemacetan di sekitar pasar darurat sangat tinggi menjelang Nataru.

Kapolres menekankan bahwa masalah ini harus diselesaikan secara holistik agar arus lalu lintas dan kegiatan perekonomian bisa berjalan seirama. (al)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#kemacetan #rekayasa lalu lintas #dishub boyolali #pasar kota wonogiri