Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Harga Bahan Pokok di Wonogiri Melambung: Cabai Rawit Tembus Rp 86 Ribu, Telur dan Ayam Menyusul

Iwan Adi Luhung • Selasa, 16 Desember 2025 | 21:44 WIB
Kegiatan perdagangan di Pasar Kota Wonogiri baru-baru ini.
Kegiatan perdagangan di Pasar Kota Wonogiri baru-baru ini.

RADARSOLO.COM - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, sejumlah harga kebutuhan pokok di Kabupaten Wonogiri terpantau mengalami kenaikan signifikan.

Tren kenaikan ini terungkap dalam high level meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Ruang Khayangan, Komplek Setda Wonogiri, Selasa (16/12/2025).

Berdasarkan paparan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdag dan KUKM) Wonogiri, kenaikan harga dipicu oleh faktor cuaca, berkurangnya pasokan, hingga meningkatnya permintaan masyarakat.

Rincian Komoditas yang Mengalami Kenaikan Harga:

Komoditas Tren Kenaikan Harga Saat Ini (per kg/liter)
Cabai rawit merah Puncak Rp 86.000 (10 Des) Rp 73.000
Cabai merah besar Puncak Rp 73.000 (10 Des) Rp 60.000
Cabai rawit hijau Naik sejak 11 November Rp 45.000 (Semula Rp 22.000)
Bawang merah Puncak Rp 55.000 (12 Des) Rp 46.000
Minyakita Tren naik sejak 27 Oktober Rp 18.000
Daging ayam negeri Naik mulai 17 November Rp 39.000
Telur ayam negeri Naik mulai 8 Desember Rp 30.000

Kepala Disdag dan KUKM Wonogiri Wahyu Widayati menjelaskan, meski beberapa komoditas naik, harga beras dan daging sapi terpantau masih stabil atau ajeg.

"Beras ajeg, daging sapi juga. Ada juga memang yang naik seperti ayam dan telur. Faktor cuaca dan penyakit tanaman biasanya membuat harga cabai naik jelang Nataru," ujar Wahyu.

Baca Juga: Kunci Nyantol Cuma 20 Menit, Motor Petani di Sragen Raib Digondol Maling Kambuhan Lintas Daerah

Pengaruh Permintaan Bahan Baku untuk MBG?

Dalam pertemuan tersebut, mencuat diskusi tentang indikasi kenaikan harga bahan pokok akibat tersedotnya suplai untuk program makan bergizi gratis (MBG).

Menanggapi hal tersebut, Wahyu menuturkan, pengaruh tersebut mungkin saja terjadi. Namun belum bisa dipastikan secara instan.

"Tetapi hal itu perlu diteliti lebih lanjut," tegas Wahyu.

Sebagai langkah antisipasi untuk menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat, TPID Wonogiri berencana menggelar operasi pasar dalam waktu dekat.

Baca Juga: Rekonstruksi Kasus Kekerasan Dipicu Asmara Berujung Korban Meninggal Di Telukan Sukoharjo, Peragakan 15 Adegan

Namun, kepastian waktu dan lokasi pelaksanaannya masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut. (al)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#cabai rawit #Telur #ayam #disdag dan umkm #harga bahan pokok #tpid #wonogiri #High Level Meeting