RADARSOLO.COM - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, sejumlah harga kebutuhan pokok di Kabupaten Wonogiri terpantau mengalami kenaikan signifikan.
Tren kenaikan ini terungkap dalam high level meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Ruang Khayangan, Komplek Setda Wonogiri, Selasa (16/12/2025).
Berdasarkan paparan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdag dan KUKM) Wonogiri, kenaikan harga dipicu oleh faktor cuaca, berkurangnya pasokan, hingga meningkatnya permintaan masyarakat.
Rincian Komoditas yang Mengalami Kenaikan Harga:
| Komoditas | Tren Kenaikan | Harga Saat Ini (per kg/liter) |
| Cabai rawit merah | Puncak Rp 86.000 (10 Des) | Rp 73.000 |
| Cabai merah besar | Puncak Rp 73.000 (10 Des) | Rp 60.000 |
| Cabai rawit hijau | Naik sejak 11 November | Rp 45.000 (Semula Rp 22.000) |
| Bawang merah | Puncak Rp 55.000 (12 Des) | Rp 46.000 |
| Minyakita | Tren naik sejak 27 Oktober | Rp 18.000 |
| Daging ayam negeri | Naik mulai 17 November | Rp 39.000 |
| Telur ayam negeri | Naik mulai 8 Desember | Rp 30.000 |
Kepala Disdag dan KUKM Wonogiri Wahyu Widayati menjelaskan, meski beberapa komoditas naik, harga beras dan daging sapi terpantau masih stabil atau ajeg.
"Beras ajeg, daging sapi juga. Ada juga memang yang naik seperti ayam dan telur. Faktor cuaca dan penyakit tanaman biasanya membuat harga cabai naik jelang Nataru," ujar Wahyu.
Baca Juga: Kunci Nyantol Cuma 20 Menit, Motor Petani di Sragen Raib Digondol Maling Kambuhan Lintas Daerah
Pengaruh Permintaan Bahan Baku untuk MBG?
Dalam pertemuan tersebut, mencuat diskusi tentang indikasi kenaikan harga bahan pokok akibat tersedotnya suplai untuk program makan bergizi gratis (MBG).
Menanggapi hal tersebut, Wahyu menuturkan, pengaruh tersebut mungkin saja terjadi. Namun belum bisa dipastikan secara instan.
"Tetapi hal itu perlu diteliti lebih lanjut," tegas Wahyu.
Sebagai langkah antisipasi untuk menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat, TPID Wonogiri berencana menggelar operasi pasar dalam waktu dekat.
Namun, kepastian waktu dan lokasi pelaksanaannya masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono