RADARSOLO.COM — Persiapan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai dilakukan di Kabupaten Wonogiri.
Polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas di wilayah Kota Wonogiri jika arus kendaraan dinilai terlalu padat.
Selain itu, pengamanan di sejumlah gereja juga telah dipersiapkan.
Kasatlantas Polres Wonogiri AKP Subroto mengatakan pihaknya telah siap menyambut Nataru. Koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pemkab Wonogiri, terus dilakukan.
“Salah satunya nanti akan ada rekayasa lalu lintas. Rekayasa akan dilakukan di traffic light Ponten, simpang empat Ponten, Kecamatan Wonogiri Kota,” ujarnya.
Subroto menegaskan rekayasa tersebut bersifat situasional. Apabila arus lalu lintas masih normal, rekayasa tidak akan diterapkan.
“Kita lihat situasinya seperti apa,” katanya.
Adapun rekayasa yang disiapkan yakni traffic light di lokasi tersebut akan dibuat flash (lampu kuning menyala).
Pengaturan lalu lintas akan dilakukan langsung oleh petugas di lapangan.
Subroto menjelaskan, pengendara dari arah selatan atau Pasar Kota Wonogiri saat rekayasa berlangsung tidak diperbolehkan berbelok ke arah timur atau menuju Jalan Pemuda.
“Itu langsung tembus ke sekitar Alas Kethu, nantinya keluar di kawasan Agraria (Kantor ATR/BPN),” jelasnya.
Selain itu, kepolisian juga menyiapkan kantong-kantong parkir untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar pasar darurat Pasar Kota Wonogiri.
Lokasi parkir disiapkan di Jalan Dr. Cipto serta Jalan Pelem I dan II.
“Jika masih tidak terbendung, lokasi parkir tambahan disiapkan di Alun-alun Wonogiri yang dapat menampung sekitar 300 kendaraan bermotor,” terangnya.
Jalan Kartini juga akan dimaksimalkan sebagai jalur alternatif guna memperlancar arus lalu lintas.
“Kami mengimbau pengendara agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan berhati-hati saat rekayasa diberlakukan untuk mencegah kecelakaan,” kata Subroto.
Sementara itu, Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo turun langsung melakukan pengecekan kesiapan pengamanan di sejumlah gereja pada Selasa (16/12/2025).
Pengecekan dilakukan guna memastikan jemaat dapat melaksanakan ibadah Natal dengan aman, nyaman, dan khidmat.
Adapun gereja yang dikunjungi antara lain Gereja Katolik St. Yohanes Rasul dan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Wonogiri.
Kapolres berdialog dengan pengurus gereja terkait rencana pengamanan, sterilisasi lokasi, pengaturan alur jemaat, serta penataan parkir guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas.
“Kami ingin memastikan jemaat dapat beribadah dengan rasa aman dan tenang. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup, termasuk sterilisasi menggunakan unit K9 sebelum ibadah,” pungkas Wahyu.(al)
Editor : Nur Pramudito