Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Usut Dugaan Penganiayaan yang Tewaskan Santri Asal Jatiyoso Karanganyar, 9 Santri Ponpes Santri Manjung Wonogiri Diperiksa Polisi

Iwan Adi Luhung • Jumat, 19 Desember 2025 | 21:27 WIB
Ekshumasi atau pembongkaran makam MMA, santri Ponpes Santri Manjung Wonogiri di Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, Jumat (19/12/2025).
Ekshumasi atau pembongkaran makam MMA, santri Ponpes Santri Manjung Wonogiri di Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, Jumat (19/12/2025).

RADARSOLO.COM - Polres Wonogiri berupaya keras mengungkap penyebab pasti meninggalnya MMA, 12, warga Jatiyoso, Karanganyar yang diduga dianiaya sesama santri di Ponpes Santri Manjung, Wonogiri.

Hingga kini, polisi telah memeriksa sedikitnya sembilan orang santri ponpes setempat. 

"Kita masih dalami. Nanti kita sampaikan lebih lanjut," ujar Kasatreskrim Polres Wonogiri Iptu Agung Sedewo jelang ekshumasi atau pembongkaran makam MMA di Jatiyoso, Karangangar, Jumat (19/12/2025).

Selain memeriksa sejumlah saksi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain baju, hasil rontgen, tipe-x dan rekam medik.

Disinggung soal penyebab meninggalnya MMA, Agung menuturkan masih menunggu hasil pemeriksaan jenazah.

Sedangkan terkait pemicu penganiayaan terhadap MMA, kasat reskrim menyebut karena diduga tak mengindahkan santri lain untuk mandi dan mencuci baju.

"Pengurus (ponpes) sudah dimintai keterangan juga," kata dia.

Sementara itu, Kantor Kemenag Wonogiri menyebut, sanksi bagi ponpes merupakan kewenangan Kemenag pusat.

Kepala Kantor Kemenag Wonogiri Hariyadi mengatakan, pihaknya prihatin atas peristiwa itu.

Saat mendapatkan kabar kejadian itu, Kemenag Wonogiri langsung menerjunkan tim ke Ponpes Santri Manjung.

Menurut Hariyadi, Kemenag Wonogiri sudah kerap memberikan pembinaan ke seluruh ponpes di Wonogiri.

Bahkan Ponpes Santri Manjung baru-baru ini juga ditunjuk Kemenag pusat untuk mengikuti agenda ponpes ramah anak.

Baca Juga: Santrinya Meninggal Diduga Dianiaya, Ponpes Santri Manjung Wonogiri Pernah Ditunjuk Kemenag Pusat Ikut Agenda Ponpes Ramah Anak

"Pembinaan sudah kami lakukan, dari Kasi Pakis (Pendidikan Agama Islam). Kami sering sampaikan antisipasi bullying juga. Kami heran masih bisa kecolongan," ujar Hariyadi Jumat (19/12/2025).

Apakah ada sanksi yang dijatuhkan ke Ponpes Santri Manjung atas peristiwa ini? Misalnya  penutupan ponpes atau sanksi lain?

"Kalau sanksi seperti penutupan itu dari pusat. Job itu dari pusat," kata dia.

Terkait rekomendasi yang diberikan Kemenag Wonogiri kepada Ponpes Santri Manjung, Hariyadi menuturkan pihaknya melakukan pembinaan dan menunggu hasil penyelidikan dari polisi.

Kasi Pakis Kantor Kemenag Wonogiri Mursidi menambahkan, pihaknya telah terjun ke Ponpes Santri Manjung untuk melakukan klarifikasi.

"Kita prihatin juga. Ponpes itu termasum besar. Perkara ini sedang ditangani dari kepolisian juga,"  ungkapnya.

Mursidi berpesan agar pengelola Ponpes Santri Manjung tetap menjaga kondusivitas ponpes. Jangan sampai peristiwa semacam itu kembali terulang.

"Setelah ini, kami tetap melakukan pembinaan juga. Jalan terus di semua ponpes. Kalau pantauan kami kemarin, aktivitas juga biasa disana," pungkas Mursidi. (al)

 

 

Editor : Tri wahyu Cahyono
#karanganyar #ponpes santri manjung #dianiaya #Polres Wonogiri #bongkar makam #ekshumasi #santri meninggal #penyelidikan #jatiyoso