RADARSOLO.COM-Wakil Bupati (Wabup) Wonogiri Imron Rizkyarno turut memberikan tanggapan atas maraknya perceraian yang diakibatkan dampak taruhan online dan pinjaman online (pinjol).
"Yang pertama kita sangat prihatin atas hal ini. Pemberantasan judol ini jadi PR bersama pemerintah bersama penegak hukum juga," ujar Imron.
Wabup menambahkan, dengan adanya KUHAP baru, ada aturan yang bisa menjerat pelaku judol. Dan itu diharapkan bisa memberantas penyakit masyarakat tersebut.
Menurut Wabup, taruhan online dan pinjol adalah masalah yang beriringan.
Imron meyakini bahwa banyak warga memiliki utang pinjol karena pengaruh judol.
"Sekarang judol, besok tidak punya uang. Larinya ke pinjol yang mungkin dirasa cepat dan mudah dicairkan. Ini jadi PR bersama. Kami sangat prihatin ini berdampak ke rumah tangga," papar Imron.
Menurut Imron, penyakit masyarakat itu bisa membuat rumah tangga hancur.
Sebab, kewajiban seorang suami adalah memikirkan kesejahteraan istri dan anak-anaknya.
"Semoga para pelaku bisa sadar dan belajar dari ini (banyak perceraian). Kami di dinas terkait pernah kita singgung agar ada penyuluhan sampai tingkat RT. Saat penyuluhan soal KB disisipkan materi soal edukasi bahaya judol-pinjol," wabup.
Bahkan, Imron juga mengaku risih karena dia acapkali mendapatkan pesan WhatsApp (WA) dari orang tak dikenal yang diduga merupakan penagih pinjol ilegal.
Dalam pesan itu, disebutkan bahwa ada orang yang berutang dan tak dibayar.
Baca Juga: Prediksi Line-Up Kendal Tornado vs Deltras: Siapa yang Jadi Kunci Kemenangan?
"Ada juga yang mohon maaf dikirimi foto orang yang saya kenal. Badannya diganti maaf, foto telanjang wajahnya saya kenal," pungkas Imron.
Sebelumnya diberitakan, Pengadilan Agama (PA) Wonogiri menerima ribuan pengajuan perkara perceraian sepanjang 2025.
Salah satu faktor penyebab perceraian dikarenakan pasangan kecanduan taruhan online dan terlilit pinjol.
Sepanjang 2025 PA Wonogiri mencatatkan ada 1.703 perkara perceraian.
Adapun perkara cerai gugat mendominasi dibandingkan cerai talak. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono