Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Hadapi Tantangan AI, 2.000 Guru Wonogiri Digembleng Jadi Pendidik Inspiratif dan Mandiri Secara Ekonomi

Iwan Adi Luhung • Senin, 19 Januari 2026 | 18:36 WIB
Ribuan guru mengikuti seminar di Gedung PGRI Wonogiri, Kamis (15/1/2026) lalu.
Ribuan guru mengikuti seminar di Gedung PGRI Wonogiri, Kamis (15/1/2026) lalu.

RADARSOLO.COM - Sebanyak 2.000 guru dan tenaga kependidikan di Kabupaten Wonogiri mengikuti seminar nasional bertajuk "How to Be a Great Teacher" di Gedung PGRI Wonogiri, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Wonogiri bekerja sama dengan organisasi Teacher Preneur Nusantara (TPN) ini bertujuan mencetak guru yang adaptif terhadap perubahan teknologi.

Kolaborasi Lintas Instansi

Ketua KNPI Wonogiri Alfian Budiarso menjelaskan, peserta seminar merupakan gabungan dari berbagai instansi pendidikan guna menyamakan visi kualitas pengajar di Wonogiri.

"Peserta dibagi menjadi dua sesi untuk menjaga efektivitas. Terdiri dari 1.000 pendidik di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) dan 1.000 pendidik dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri," jelas Alfian.

Guru Harus "Bertarung" di Atas AI

Hadir sebagai pemateri utama, President BRICS Youth Forum Indonesia Syafii Efendi menyoroti dua tantangan besar guru masa kini: kualitas diri dan stabilitas finansial.

Ia menekankan pentingnya kemandirian ekonomi agar guru dapat fokus sepenuhnya pada pengembangan kreativitas siswa.

Terkait pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), Syafii mengingatkan agar guru tidak merasa terancam, melainkan harus mampu berdiri di atas teknologi tersebut.

"Guru harus mampu mengelola pikiran siswa melalui area perspektif, sebuah wilayah humanis yang tidak bisa dijangkau oleh AI. Peningkatan kualitas pengajar dan kemandirian ekonomi adalah dua komponen utama yang kami kembangkan dalam seminar ini," beber Syafii.

Bupati: Guru Bukan Sekadar Fasilitator

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno yang hadir membuka acara menyatakan bahwa dinamisasi sektor pendidikan saat ini menuntut seluruh pemangku kepentingan untuk adaptif.

Baca Juga: Persika Karanganyar Kunci Tiket ke 8 Besar Liga 3, Persibo Bojonegoro Siap Jalani Kesempatan Terakhir

Perubahan kebijakan dan kondisi sosial masyarakat harus direspons dengan peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan.

"Peran guru sangat krusial. Guru yang hebat bukan hanya menjadi fasilitator, tetapi harus menjadi motivator yang menginspirasi lahirnya murid-murid kritis, kreatif, dan berkarakter positif," tegas Bupati Setyo.

Pemkab Wonogiri berkomitmen terus mendukung program-program peningkatan kapasitas guru demi menjamin kesuksesan proses belajar mengajar di era digital. (al)

 

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Pelatihan AI #tantangan #inspiratif #artificial intelligence #wonogiri #guru #pendidik