RADARSOLO.COM-Sebuah rumah usaha penggilingan tepung di Dusun Karanggatak Gatak, Desa/Kecamatan Batuwarno, Wonogiri, dilalap si jago merah, Senin (19/1/2026) sore.
Meskipun tidak ada korban jiwa, pemilik usaha mengalami kerugian material jutaan rupiah akibat api yang diduga dipicu oleh hubungan arus pendek listrik.
Koordinator Damkar Satpol PP dan Damkar Wonogiri Sriyanto Kembo menjelaskan, laporan kebakaran di rumah milik Suryanto tersebut diterima sekitar pukul 16.20.
Mengingat lokasi yang cukup jauh dari pusat kota, tim Regu 2 dari Pos Wilayah Baturetno langsung diterjunkan untuk memadamkan api.
"Setelah menerima laporan, petugas segera menuju lokasi. Fokus kami adalah lokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya yang cukup padat," ujar Kembo, Senin petang.
Api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat, sehingga kerusakan tidak meluas ke seluruh bangunan utama.
Berdasarkan asesmen sementara, pemilik usaha diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp15 juta, mencakup kerusakan struktur atap dan beberapa mesin penggilingan.
Indikasi sementara menunjukkan penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik pada instalasi kabel di ruang produksi.
Fenomena ini sering terjadi pada rumah usaha yang memiliki beban listrik tinggi tanpa pemeliharaan kabel yang rutin.
"Kami mengimbau kepada pemilik usaha untuk selalu mengecek kondisi instalasi listrik secara berkala, terutama di area yang berdebu seperti penggilingan tepung, karena debu yang menempel pada kabel panas bisa memicu percikan api," beber Kembo.
Selain menangani kebakaran, tim Damkar Wonogiri juga melaporkan keberhasilan evakuasi sarang tawon yang meresahkan warga di Kecamatan Nguntoronadi pada sore yang sama.
Kegiatan pemusnahan sarang tawon tersebut dilakukan di kediaman Tutik/Supri, warga Dusun Ndringo, Desa Wonoharjo.
Sarang tawon jenis Vespa affinis yang berada di pohon mangga tersebut berhasil dimusnahkan oleh petugas guna menjamin keamanan penghuni rumah dan warga sekitar.
"Kegiatan di Nguntoronadi juga berjalan aman dan terkendali. Kami siap merespons laporan warga baik terkait kebakaran maupun gangguan hewan berbahaya," pungkasnya. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono