RADARSOLO.COM – Angin kencang yang menyapu sejumlah titik di Wonogiri, Sabtu (24/1/2025), menimbulkan kerusakan cukup parah.
Belasan rumah warga rusak tertimpa pohon, sebuah gedung pertemuan roboh, serta jaringan listrik padam.
BPBD Wonogiri segera melakukan penanganan darurat di titik-titik terdampak guna memulihkan akses dan keamanan warga.
Penyebab dan Sebaran Kerusakan
Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri Fuad Wahyu Pratama menjelaskan, fenomena angin kencang ini merupakan imbas dari dinamika atmosfer akibat Siklon Luana.
Berdasarkan rekapitulasi data hingga Minggu (25/1), kerusakan tersebar di enam kecamatan:
Kecamatan Girimarto dan Sidokarto
Rumah milik Kasni di Desa Tambakmerang tertimpa pohon jati (kerugian Rp 10 juta), sementara atap rumah Siswanto di Sidokarto tertimpa pohon kelapa (kerugian Rp 5 juta).
Kecamatan Jatipurno
Menjadi salah satu wilayah terdampak parah. Lima rumah warga (Sudarwo, Saidi, Sular, Suroto, dan Suyatno) mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon dan atap teras yang terangkat. Satu tiang listrik juga dilaporkan patah.
Kecamatan Jatisrono
Gedung pertemuan di Lingkungan Tengger, Kelurahan Tanjungsari, roboh total dengan taksiran kerugian mencapai Rp 50 juta.
Baca Juga: Guru Besar UNS: Negara Kuat Bukan yang Cepat Membubarkan Kritik, Tapi yang Melindungi Aspirasi
Kecamatan Wuryantoro dan Manyaran
Sejumlah pohon bambu dan pohon peneduh menimpa dapur serta rumah kosong milik warga.
Lumpuhnya Jaringan Listrik
Selain kerusakan bangunan, angin kencang mengakibatkan gangguan serius pada infrastruktur kelistrikan.
Fuad memaparkan adanya kerusakan pada Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR).
"Terdeteksi kabel putus, Fuse Cut Out (FCO) trip, tiang patah, hingga trafo padam di wilayah Wonogiri Kota, Baturetno, dan Giritontro. Kami terus berkoordinasi dengan PLN untuk percepatan pemulihan," kata Fuad, Minggu (25/1/2026).
Penanganan Darurat Gabungan
Sejak Sabtu malam, personel BPBD bersama TNI, Polri, relawan, serta pemerintah kecamatan setempat telah diterjunkan untuk melakukan evakuasi pohon tumbang yang menutup akses jalan dan menimpa rumah.
BPBD Wonogiri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama siklon tropis Luana masih aktif, terutama terhadap potensi dahan patah atau papan reklame yang rawan roboh akibat terjangan angin kencang lokal. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono