RADARSOLO.COM - Menjelang musim mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta memperketat standar keselamatan armadanya.
Railbus Batara Kresna, moda transportasi perintis rute Solo-Wonogiri, tak luput dari pemeriksaan menyeluruh atau ramp check.
Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Langkah ini krusial untuk memastikan seluruh sarana siap melayani lonjakan penumpang.
"Ini langkah penting untuk menjamin kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026," ujar Feni, Senin (2/2/2026).
Sasar 34 Rangkaian Kereta
Tak tanggung-tanggung, tim gabungan menyisir 34 rangkaian kereta api yang beroperasi di wilayah Daop 6.
Selain Batara Kresna, pemeriksaan juga menyasar KA unggulan seperti Argo Lawu, Argo Dwipangga, Taksaka, Manahan, hingga KA Aglomerasi Joglosemarkerto.
"Pemeriksaan mencakup detail teknis seperti sistem pengereman dan fasilitas keselamatan, hingga aspek pelayanan seperti kebersihan toilet dan kenyamanan kursi penumpang," papar Feni.
Cek Fasilitas Stasiun
Selain sarana kereta, fasilitas stasiun juga diaudit ketat. Pemeriksaan dilakukan merata mulai dari Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Wates, Klaten, Purwosari, Solo Balapan, Solo Jebres, hingga stasiun di wilayah timur seperti Palur, Sragen, dan Jenar.
Baca Juga: Dugaan Perselingkuhan Berujung KDRT, Eks Manajer Hotel Di Solo Laporkan Suaminya Ke Polisi
Feni menegaskan bahwa keselamatan penumpang adalah harga mati. Melalui ramp check ini, KAI ingin memastikan tidak ada celah kesalahan teknis sekecil apapun.
"Kami berharap penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan zero accident, aman, lancar, dan memberikan pengalaman mudik yang berkesan bagi seluruh pelanggan," pungkasnya. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono