RADARSOLO.COM- Langkah Pemkab Wonogiri dalam memulihkan hak jaminan kesehatan warganya terus diakselerasi.
Dinas Sosial dan P3A Wonogiri membentuk tim khusus 'ronda' untuk memproses ribuan permohonan reaktivasi Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (KIS PBI JK) yang sempat dinonaktifkan massal oleh pemerintah pusat.
Hingga Kamis (12/2/2026) sore, tercatat sebanyak 1.583 warga telah mengajukan permohonan pengaktifan kembali kartu mereka melalui skema layanan di tingkat desa/kelurahan.
Sistem SIKS-NG Overload, Petugas Siaga Hingga Subuh
Kepala Dinsos PPKB P3A Wonogiri Anton Tiyas Harjanto mengungkapkan bahwa kendala utama dalam proses reaktivasi ini adalah akses ke aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) milik kementerian.
Karena diakses serentak oleh petugas dari seluruh Indonesia, server aplikasi sering mengalami perlambatan pada jam kerja.
"Informasi dari teman-teman petugas di lapangan, mengunggah berkas saat siang hari sangat susah karena trafik aplikasi yang sangat padat. Solusinya, kami menyusun jadwal piket 'ronda' bagi tim verifikator mulai malam hari hingga subuh," jelas Anton, Kamis (12/2/2026).
Strategi "ronda" ini terbukti efektif karena lalu lintas data pada malam hari jauh lebih lancar.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi petugas, Anton memberikan kompensasi berupa jam masuk kantor yang lebih longgar di siang hari.
"Ini perjuangan buat warga juga, jadi tidak masalah ronda," imbuhnya.
Pelayanan di Kantor Dinsos Mulai Sepi
Keberhasilan digitalisasi layanan reaktivasi melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Digital dan perangkat desa membuahkan hasil positif.
Baca Juga: Serbu Kantor DKP Boyolali, Warga Rela Antre Beras SPHP Harga Rp57 Ribu
Kantor Dinsos PPKB P3A Wonogiri kini terpantau jauh lebih lengang dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Masyarakat kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh menuju pusat kota Wonogiri hanya untuk mengurus kartu KIS.
"Yang datang langsung ke kantor sudah sepi. Semua terdistribusi lewat desa dan kelurahan, sehingga jauh lebih memudahkan masyarakat," kata Anton.
Total 125 Ribu Kepesertaan Nonaktif
Sebagaimana diketahui, akumulasi data penonaktifan KIS PBI JK di Wonogiri sejak September 2025 hingga Januari 2026 mencapai 125.910 orang.
Mayoritas warga yang dinonaktifkan merupakan mereka yang tergolong dalam desil 6-10 (mampu) berdasarkan data pusat.
Namun, bagi warga yang benar-benar membutuhkan dan memenuhi syarat, pintu reaktivasi tetap terbuka lebar melalui verifikasi di tingkat desa.
Dinas Sosial memastikan bahwa setiap usulan yang masuk akan diproses secepat mungkin agar hak akses warga terhadap fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan Rumah Sakit kembali normal. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono