RADARSOLO.COM - Pemkab Wonogiri memastikan akses layanan kesehatan bagi warga Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang dinonaktifkan kepesertaannya tetap berjalan.
Hal itu disampaikan Bupati Wonogiri Setyo Sukarno. Pemkab Wonogiri menegaskan akses layanan kesehatan tetap terbuka bagi warga yang terdampak penonaktifan PBI JK.
"Faskes (fasilitas kesehatan) milik Pemkab Wonogiri saya pastikan tetap menerima," tegas Setyo.
Bupati menuturkan, hal itu sesuai dengan petunjuk yang diterimaa dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
Surat edaran juga dibuat demi memastikan hal tersebut.
"Faskes-faskes kita tetap menerima warga yang nonaktif dan membutuhkan pelayanan kesehatan," beber Setyo.
Diketahui, sepanjang September-Desember 2025 sebanyak 56.324 kepesertaan PBI JK warg dinonaktifkan.
Kemudian pada Januari 2026 ada 69.586 warga Wonogiri yang dinonaktifkan PBI JK-nya. Jika ditotal, maka ada 125.910 kepesertaan yang nonaktif.
Ribuan warga mendaftarkan diri untuk reaktivasi lewat desa/kelurahan.
Dinas Sosial dan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPKB P3A) Wonogiri membentuk tim 'ronda' untuk memproses permohonan reaktivasi.(al)
Editor : Nur Pramudito