Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Siswa SD Nurul Falah di Bulukerto Wonogiri: Saling Ejek Berujung Berkelahi di Dalam Kelas

Iwan Adi Luhung • Rabu, 18 Februari 2026 | 15:19 WIB
Ilustrasi penganiayaan anak. (JawaPos.com)
Ilustrasi penganiayaan anak. (JawaPos.com)

RADARSOLO.COM-Polisi menetapkan satu anak sebagai pelaku atas kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan DRP (11), siswa SD Nurul Falah, Desa Geneng, Bulukerto, Wonogiri. 

Adalah R (11) teman sekelas korban yang diduga menganiaya korban di ruang kelas.

Kasatreskrim Polres Wonogiri Iptu Agung Sedewo mengatakan, setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, pihaknya menetapkan R dengan status anak sebagai pelaku. 

"Yang bersangkutan mengakui. Perbuatan itu dilakukan di dalam kelas," ujar Agung Rabu (18/2/2026).

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (14/2/2026). Saat pergantian jam di kelas, R dan korban terlibat saling ejek soal nama orang tua dan dijodoh-jodohkan.

Setelah itu, keduanya sempat berkelahi. R menjegal korban hingga terjatuh. Kemudian korban diduduki dan dicekik.

Sambil dicekik, R mendorong kepala korban hingga membentur lantai kelas 5 SD Nurul Falah.

"Korban sempat melawan. Ada tiga temannya yang menyaksikan di kelas. Sempat coba dilerai juga,"terang Agung

Setelah itu, korban tercatat tiga kali mengalami muntah. Dua kali di tempat wudlu dan sekali di kamar mandi.

"Sempat mengeluhkan pusing juga ke temannya," kata Agung.

Kondisi korban kemudian memburuk. Pihak sekolah kemudian mencoba melarikan korban ke klinik.

Namun, DRP meninggal dunia di dalam perjalanan.

Baca Juga: Baru Sepekan Ditinggal Ibunya Merantau, Santri Ponpes di Bulukerto Wonogiri yang Meninggal Tak Wajar Pernah Cerita Kerap Ditendang Temannya

"Informasi dari klinik, sudah meninggal sesampainya di klinik," kata Agung.

Diduga kuat, kekerasan yang dialami korban itu yang membuatnya meninggal dunia.

Hingga kini, polisi masih terus melakukan penyelidikan.

Termasuk menyelidiki kenapa hal itu tak segera dilaporkan ke polisi termasuk alasan kenapa menyampaikan kabar ke keluarga korban bahwa korban masuk angin.

"Total ada sekitar 15 orang diperiksa. Termasuk diantaranya teman korban, pihak sekolah dan yayasan," pungkas Agung. (al)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#bulukerto #sd nurul falah #berkelahi #Siswa sd meninggal dunia #Polres Wonogiri #wonogiri #penganiayaan