RADARSOLO.COM–Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, Pemkab Wonogiri semakin menegaskan diri untuk melawan masalah persampahan.
Melalui apel akbar yang digelar pada Selasa (24/2/2026), Pemkab Wonogiri meluncurkan Gerakan "Jumat Bersih".
Peluncuran ini dipimpin langsung oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dan langsung diwujudkan melalui aksi kerja bakti massal membersihkan area Hutan Kota Wonogreen.
Mengusung tema besar "Kolaborasi untuk Indonesia ASRI", Bupati Setyo menegaskan bahwa urusan sampah tidak bisa diselesaikan secara parsial oleh pemerintah saja.
Butuh kolaborasi solid dari hulu ke hilir. Ia pun menjabarkan filosofi ASRI yang menjadi landasan gerakan ini:
- Aman: Lingkungan bebas dari risiko pencemaran limbah.
- Sehat: Masyarakat terlindungi dari berbagai ancaman penyakit.
- Resik: Membudayakan kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya.
- Indah: Menciptakan tata ruang dan lingkungan yang rapi serta sedap dipandang.
Baca Juga: Paripurna DPRD Klaten: PDAM dan Bank Klaten Dapat Suntikan Dana dari Pemkab, BKK Terganjal Aturan
Kunci di Hulu dan Peran ASN sebagai Teladan
Bupati Setyo menyoroti bahwa ujung tombak keberhasilan program ini ada di hulu (sumber sampah).
Pengurangan volume sampah harus dimulai secara disiplin dari skala rumah tangga, sekolah, perkantoran, hingga pasar tradisional.
Melalui Gerakan Jumat Bersih, seluruh instansi pemerintah dan elemen masyarakat didorong untuk merutinkan kerja bakti membersihkan fasilitas umum setiap hari Jumat.
Untuk menunjang gerakan kultural tersebut, Pemkab Wonogiri juga menyiapkan infrastruktur dan sistem yang memadai.
Fokus utamanya meliputi:
- Optimalisasi TPS 3R: Memaksimalkan fungsi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle di berbagai wilayah.
- Penguatan Bank Sampah: Mendorong nilai ekonomis dari sampah yang bisa didaur ulang.
- Penerapan Prinsip 3R: Menjadikan Reduce, Reuse, Recycle sebagai gaya hidup warga Wonogiri.
Baca Juga: Proyek Jembatan Gantung Garuda di Bayat Klaten Digass Terus, Segini Progresnya
Khusus untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), bupati memberikan mandat tegas.
"ASN harus menjadi teladan di garda terdepan. Beri contoh nyata kepada masyarakat dalam memilah sampah dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai guna mewujudkan Indonesia ASRI," tegas Setyo. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono