Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Menepi Sejenak di Wonogiri: Inilah 10 Lokasi Eksotik, Dari "Ubud" Tersembunyi hingga Sensasi Negeri di Atas Awan

Kabun Triyatno • Selasa, 24 Februari 2026 | 17:32 WIB

Menikmati terbang dengan paralayang sambil menikmati pemandangan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. (Iwan Adi Luhung/Radar Solo)
Menikmati terbang dengan paralayang sambil menikmati pemandangan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. (Iwan Adi Luhung/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Selama ini, nama Wonogiri mungkin lebih identik dengan kuliner bakso dan mi ayamnya yang merantau hingga ke pelosok negeri. Namun, cobalah sesekali memacu kendaraan Anda membelah jalanan berkelok di wilayah berjuluk Kota Gaplek ini. Di balik perbukitan karst dan rimbunnya hutan jati, tersimpan "harta karun" berupa desa-desa wisata yang menawarkan ketenangan luar biasa.

Bukan sekadar tempat singgah, desa-desa di Wonogiri kini bersolek menjadi destinasi berkelas. Bayangkan Anda memulai pagi dengan menyesap kopi di lereng Gunung Lawu selatan yang sejuk layaknya di Ubud, lalu menutup hari dengan melihat garis cakrawala Samudra Hindia dari atas tebing karang. Wonogiri membuktikan bahwa dirinya adalah kanvas alam yang lengkap.

Baca Juga: Destinasi Pilihan Libur Nataru di Solo Raya: Sensasi Kejar Sunset di Atas Perahu ala Drakor Hanya di Desa Wisata Jangglengan Sukoharjo

Bagi Anda yang merindukan suasana pedesaan yang jujur dan asri, mari menelusuri delapan desa unik yang siap membuat Anda jatuh cinta lagi pada Wonogiri:

1. Desa Sendang: Menatap Megahnya Gajah Mungkur

Sebagai "wajah" wisata Wonogiri, Desa Sendang menawarkan panorama Waduk Gajah Mungkur dari ketinggian. Di sini terdapat Puncak Joglo, spot paralayang kelas internasional. Datanglah saat sore hari untuk menikmati salah satu sunset terbaik di Jawa Tengah.

Baca Juga: Bukit Jatayu Bayat: Transformasi Bekas Tambang Batu Putih Menjadi Surga Sunrise di Klaten Selatan, Tiket Hanya Rp2.000

2. Desa Conto: "Ubud" di Lereng Lawu

Ingin suasana Bali tanpa harus terbang ke Pulau Dewata? Desa Conto adalah jawabannya. Hamparan terasering sawahnya begitu memanjakan mata. Anda bisa menjelajah Goa Resi atau sekadar menikmati udara pegunungan di perkebunan kopi yang rimbun.

3. Desa Kepyar: Sensasi Berdiri di Atas Awan

Desa ini menyimpan Bukit Cumbri, primadona bagi pencinta hiking. Puncaknya yang berupa tebing batu memanjang memberikan pemandangan dramatis. Jika beruntung, Anda akan melihat gumpalan kabut yang membuat Anda seolah berdiri di atas awan.

Baca Juga: Menjelajahi Waduk Blumbang Karangtengah Wonogiri: Permata Perawan di Ketinggian 900 MDPL

4. Desa Paranggupito: Gerbang Menuju Samudra

Inilah satu-satunya sisi Wonogiri yang beradu langsung dengan ganasnya Samudra Hindia. Selain Pantai Nampu yang berpasir putih bersih, keunikan desa ini terletak pada sungai bawah tanah yang mengalir di dalam gua-gua karst dan langsung bermuara ke laut lepas.

5. Desa Bakalan: Kolam Renang Tanpa Batas

Di sini terdapat Soko Langit, sebuah infinity pool ikonik di atas bukit. Berenang di sini memberikan sensasi luar biasa karena pemandangan pegunungan hijau membentang luas tepat di depan mata tanpa ada penghalang sedikit pun.

Baca Juga: Puluhan Candi dan Situs Bersejarah Mengelilingi Prambanan: Jejak Peradaban Kuno Bertebaran

6. Desa Keloran: Kedamaian di Balik Pinus

Untuk Anda yang mencari ketenangan total (healing), pergilah ke Desa Keloran. Ada Air Terjun Melati yang tersembunyi. Perjalanan trekking menuju lokasi akan ditemani aroma hutan pinus yang segar dan suara gemericik air yang menenangkan.

7. Desa Sumberejo: Negeri Dongeng yang Magis

Desa ini menawarkan bentang alam karst yang eksotik. Daya tarik utamanya adalah Hutan Pinus Kepurun. Saat pagi hari, fenomena "kabut pagi" sering menyelimuti perbukitan, menciptakan suasana magis yang membawa imajinasi Anda terbang ke negeri dongeng.

8. Desa Slogoretno: Pesona Puntuk View

Bergeser ke Kecamatan Jatipurno, terdapat Desa Slogoretno yang memiliki Puntuk View. Dari titik ini, Anda akan disuguhi bentang alam perbukitan hijau yang menyegarkan mata. Tempat ini menjadi favorit baru bagi pemburu foto estetik karena latar belakang lembahnya yang sangat luas dan asri.

Baca Juga: Panduan Trip Seru Naik KA Batara Kresna dari Solo untuk Jalan-jalan di Wonogiri: Jajal Jembatan Kaca hingga Kuliner Legendaris

9. Desa Kepuhsari: Warisan Maestro Wayang

Inilah sentra kerajinan wayang kulit yang mendunia di Kecamatan Manyaran. Di desa ini, Anda tidak hanya melihat pemandangan, tapi bisa belajar langsung seni tatah sungging dari para pengrajin lokal yang menjaga tradisi sejak abad ke-17.

10. Desa Jatisari: Serunya Wisata Edukasi

Terletak di Jatisrono, desa ini naik daun berkat Jatisari Edupark. Sangat cocok untuk wisata keluarga, desa ini menawarkan perpaduan taman edukasi, area bermain, hingga keseruan river tubing menyusuri aliran sungai desa yang jernih.

Mengingat geografis Wonogiri yang berbukit-bukit, medan jalan didominasi oleh tanjakan dan turunan curam. Pastikan kendaraan Anda dalam kondisi prima, terutama sistem pengereman, agar petualangan Anda tetap aman dan menyenangkan. (*)

 

Editor : Kabun Triyatno
#Gajah Mungkur #karst #desa wisata #air terjun #kampung wayang #lereng lawu #alam #budaya #wonogiri #wisata