RADARSOLO.COM-Pihak yang menyebarkan hoax alias berita bohong tentang pengobatan Brahmana Sanjaya, kembali berulah.
Setelah mencatut Kantor Wali Kota Solo, modus serupa diterapkan dan menyasar kantor Bupati Wonogiri.
Informasi tersebut beredar melalui Facebook dan juga aplikasi perpesanan WhatsApp (WA) yang menyebut layanan pengobatan Brahmana Sanjaya di lingkungan kantor bupati Wonogiri.
Menanggapi hal itu, Pemkab Wonogiri memastikan kabar tersebut tidak benar.
Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Wonogiri Mahardyan Surya Kusumaditya menegaskan tidak pernah ada izin maupun agenda kegiatan pengobatan alternatif di Kantor bupati Wonogiri.
"Kami tegaskan, tidak ada kegiatan pengobatan alternatif apa pun yang diselenggarakan di Kantor Bupati. Informasi yang beredar tersebut adalah pencatutan dan tidak benar," ujar Surya Rabu (25/2/2026).
Memurut dia, Kantor Bupati Wonogiri merupakan fasilitas resmi pemerintahan yang digunakan untuk kegiatan kedinasan dan pelayanan publik, bukan untuk aktivitas pengobatan alternatif atau kegiatan komersial lainnya.
Pemkab juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.
Jika menemukan undangan, brosur, atau pesan yang mencatut nama Kantor Bupati maupun pejabat daerah, masyarakat diminta segera melakukan konfirmasi ke kanal resmi Pemkab Wonogiri.
"Itu tidak benar. Setelah kita telusuri juga minta pembiayaan transfer Rp 250 ribu. Kami harapkan masyarakat bisa berhati-hati dan lebih waspada," pungkas Surya. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono