RADARSOLO.COM- Upaya pencarian Jumali, 50, nelayan asal Trenggalek, Jawa Timur yang hilang di laut selatan terus dilakukan, termasuk di area pantai di Kecamatan Paranggupito.
Tapi hingga Minggu (1/3/2026) siang, upaya pencarian oleh tim gabungan di Wonogiri belum membuahkan hasil.
Upaya pencarian dilakukan tim gabungan Forkompimcam bersama warga di Pantai Kalimirah dan Pantai Watumandi pada Minggu.
Namun, belum ada tanda-tanda keberadaan nelayan yang melaut dari Pantai Watukarung Pacitan itu.
"Tidak ada tanda baru. Kapalnya kemarin di Watumandi juga sudah pecah," ujar Camat Paranggupito Yayan Prihastanto di lokasi.
Camat menuturkan, upaya pencarian di laut juga dilakukan tim dari Pacitan.
Mereka menyisir dari arah timur ke barat. Dari kejauhan pantai, perahu tim pencari itu juga nampak.
"Nelayan dan SAR laut ikut mencari dari Pacitan. Kepolisian juga menyisir pantai," kata dia.
Camat Paranggupito akan terus memantau perkembangan pencarian Jumali.
Termasuk berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri.
"Kemarin dari BPBD terjun, mantau juga lewat drone. Ada juga dari Basarnas kemarin. Yang jelas, hari ini pencarian tetap dilanjutkan," tutur Yayan.
Diketahui, Jumali melaut dengan perahu bernama Manis Rizky 59 dari Pantai Watukarung, Pacitan Kamis (26/2/2026).
Baca Juga: Terdengar Ledakan di Minggu Pagi, Rumah Warga Andong Boyolali Luluh Lantak Ditelan Api
Jumali menuju perairan selatan untuk memancing sekaligus memasang jaring rendet udang lobster bersama sembilan perahu lainnya.
Pada Kamis pukul 21.00, salah satu rekannya dari perahu berbeda masih melihat lampu perahu korban menyala dengan jarak kurang lebih satu kilometer.
Namun, pada pukul 22.30, cahaya lampu tersebut sudah tidak terlihat lagi.
Merasa curiga, rekan korban mendekati lokasi terakhir kapal terlihat. Namun saat tiba di sekitar rumpon, korban maupun kapalnya tidak ditemukan.
Pencarian sempat dilakukan selama kurang lebih dua jam, tetapi tidak membuahkan hasil karena kondisi gelombang laut selatan yang cukup tinggi.
Para nelayan kemudian kembali ke Pantai Watukarung dan melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik kapal.
Informasi kehilangan kapal dan nelayan pun disebarluaskan kepada nelayan di wilayah Pacitan hingga Pantai Sadeng, DIY.
Pada Jumat pagi, perahu korban ditemukan oleh dua warga Desa Gudangharjo dalam kondisi terbalik di Pantai Watumandi Kecamatan Paranggupito.
Warga yang mengetahui adanya informasi nelayan hilang dari Pacitan segera melaporkan temuan tersebut kepada pemilik kapal dan anggota jaga Polsek Paranggupito. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono