Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Operasi Pencarian Dihentikan, Jumali Nelayan Asal Trenggalek Jatim Dinyatakan Hilang

Iwan Adi Luhung • Senin, 9 Maret 2026 | 05:10 WIB

Pencarian nelayan yang hilang di wilayah pesisir Kecamatan Paranggupito, Wonogiri belum lama ini.
Pencarian nelayan yang hilang di wilayah pesisir Kecamatan Paranggupito, Wonogiri belum lama ini.

RADARSOLO.COM- Upaya pencarian Jumali (50) nelayan asal Trenggalek, Jawa Timur dihentikan.

Korban dinyatakan hilang usai pencarian di hari ke-7 tak membuahkan hasil.

"Pencarian dihentikan setelah berlangsung selama tujuh hari. Operasi pencarian yang melibatkan tim SAR gabungan ditutup pada Kamis (5/3/2026) sore setelah korban tidak juga ditemukan," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Fuad Wahyu Pratama.

Operasi pencarian telah dilakukan secara maksimal oleh tim SAR gabungan selama sepekan.

Namun hingga hari ketujuh, tanda-tanda keberadaan korban belum juga ditemukan.

Diketahui, pencarian dilakukan dengan menyisir area perairan di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu serta pemantauan dari sejumlah titik di sepanjang garis pantai di Pacitan, Wonogiri dan Gunungkidul.

"Korban dinyatakan hilang setelah pencarian dilakukan tak membuahkan hasil," terang Fuad.

Diketahui, Jumali melaut dengan perahu bernama Manis Rizky 59 dari Pantai Watukarung, Pacitan, Kamis (26/2/2026).

Jumali menuju perairan selatan untuk memancing sekaligus memasang jaring rendet udang lobster bersama sembilan kapal lainnya.

Pada Kamis pukul 21.00, salah satu rekannya dari perahu berbeda masih melihat lampu perahu korban menyala dengan jarak kurang lebih 1 kilometer.

Namun, pada pukul 22.30, cahaya lampu tersebut sudah tidak terlihat lagi.

Merasa curiga, rekan korban mendekati lokasi terakhir perahu terlihat.

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Solo Raya Hari Ini Senin 9 Maret 2026: Cek Waktu Sholat Subuh, Zuhur hingga Adzan Maghrib

Namun saat tiba di sekitar rumpon, korban maupun perahunya tidak ditemukan.

Pencarian sempat dilakukan selama kurang lebih 2 jam, tetapi tidak membuahkan hasil karena kondisi gelombang Laut Selatan yang cukup tinggi.

Para nelayan kemudian kembali ke Pantai Watukarung dan melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik kapal.

Informasi kehilangan kapal dan nelayan pun disebarluaskan kepada nelayan di wilayah Pacitan hingga Pantai Sadeng, DIY.

Pada Jumat pagi, kapal korban ditemukan oleh dua warga Desa Gudangharjo dalam kondisi terbalik di Pantai Watumandi, Kecamatan Paranggupito.

Warga yang mengetahui adanya informasi nelayan hilang dari Pacitan segera melaporkan temuan tersebut kepada pemilik kapal dan anggota jaga Polsek Paranggupito. (al)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Pantai Watumandi #pacitan #bpbd wonogiri #nelayan hilang #trenggalek #pencarian dihentikan