RADARSOLO.COM-Polres Wonogiri akan menyiapkan enam pos saat menghadapi momentum libur Lebaran 2026.
Rekayasa lalu lintas juga disiapkan dengan melihat situasi arus lalu lintas di lapangan.
Kasatlantas Polres Wonogiri AKP Julius Marlon Gawe mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan sejumlah pihak jelang Ramadhan.
Termasuk dengan Dishub Wonogiri, Kodim 0728/Wonogiri dan juga stakeholder terkait demi melancarkan arus lalu lintas saat momentum lebaran mendatang.
"Kita berencana untuk membuat pos. Ada enam titik pos nanti," ujar dia baru-baru ini.
Enam pos itu nantinya berdiri di sejumlah titik strategis.
Pos itu ada di sekitar simpang empat Gudang Seng Kecamatan Wonogiri Kota, Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri dan juga di area Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur (OW WGM).
Tiga pos lainnya didirikan di wilayah perbatasan yakni di wilayah Kecamatan Purwantoro, Pracimantoro dan Giriwoyo.
Julius tak menampik potensi terjadinya krodid di area sekitar Pasar Kota Wonogiri.
Dimana beberapa jalan di sekitar sana ditutup untuk penggunaan pasar darurat.
Lalu apakah akan ada rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan?
"Untuk rekayasa lalu lintas nanti situasional. Kita sudah siapkan skemanya," kata dia.
Langkah antisipasi kepadatan lalu lintas, imbuh Kasatlantas, juga dilakukan.
Diantaranya pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada pemilik rumah makan atau usaha dan juga juru parkir di area sekitar pasar untuk mengantisipasi membludaknya kendaraan yang terparkir.
"Kita sudah ambil langkah ini. Kalau kita lakukan di hari H repot itu, kita coba antisipasi dari awal. Jadi nanti parkirnya lebih teratur," jelas kasatlantas.
"Pasti saat lebaran nanti banyak yang mampir ke warung-warung makan seperti bakso dan lainnya," lanjutnya.
Terpisah, Kepala Dishub Wonogiri Waluyo mengatakan, pihak berkoordinasi dengan Polres Wonogiri dan stakeholder lain dalam rangka menyambut libur lebaran.
"Soal itu (rekayasa lalu lintas) kita sudah koordinasi. Nanti situasional. Bisa jadi saat rekayasa dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya," hemat Waluyo. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono