RADARSOLO.COM- Pemkab Wonogiri terus mematangkan persiapan infrastruktur guna menyambut kedatangan para pemudik pada momentum Lebaran tahun ini.
Salah satu fokus utama pemerintah daerah adalah melakukan pemeliharaan jalan.
Sayangnya, akibat faktor cuaca ekstrem akhir-akhir ini, hasil perbaikan tersebut diakui belum bisa maksimal.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyatakan, jajarannya terus berkoordinasi secara intensif dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kenyamanan warga yang pulang kampung.
"Bersama jajaran Polres Wonogiri, kami juga akan mendirikan pos-pos pengamanan di sejumlah titik strategis. Kita terus bersinergi," ujar Setyo.
Selain memastikan keamanan lalu lintas, Setyo menegaskan, pemeliharaan jalan terus dikebut sebagai wujud peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Ia tidak menampik kenyataan bahwa kondisi sejumlah ruas jalan di wilayah Wonogiri—baik yang berstatus jalan provinsi maupun jalan kabupaten—belakangan ini banyak dikeluhkan oleh warga akibat kerusakannya.
Terkendala Cuaca Hujan
Terkait kerusakan pada ruas jalan provinsi, Pemkab Wonogiri memastikan telah melaporkan kondisi tersebut kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar segera ditindaklanjuti.
Menurut Setyo, langkah pembenahan fisik sebenarnya sudah mulai berjalan, baik dari pihak provinsi maupun kabupaten.
"Namun karena faktor cuaca, hasilnya memang kurang maksimal. Jalan yang sudah ditambal kembali terkena hujan deras, sehingga ada aspal yang kembali mengelupas (nglothok)," jelasnya.
Di sisi lain, Setyo juga menyinggung prestasi Pemkab Wonogiri yang baru saja merengkuh penghargaan sebagai Peringkat 2 Nasional Penyelenggaraan Jalan Terbaik Kategori Kabupaten dalam ajang Sutami Awards 2025.
Berkat pencapaian bergengsi tersebut, Pemkab Wonogiri berhak mendapatkan kucuran dana insentif (reward) sebesar Rp30 miliar yang khusus dialokasikan untuk pembangunan jalan.
"Nanti akan kami bahas lebih lanjut dana tersebut akan difokuskan untuk pembangunan jalan di titik mana saja," pungkasnya. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono