Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Warga Solo Nekat Akhiri Hidup di Purwosari Wonogiri, Diduga Dipicu Kalah Judi Online

Iwan Adi Luhung • Senin, 23 Maret 2026 | 15:36 WIB

Ilustrasi akhiri hidup.
Ilustrasi akhiri hidup.

RADARSOLO.COM – Warga Desa Purwosari, Kecamatan Wonogiri, digemparkan oleh peristiwa bunuh diri yang dilakukan seorang pria berinisial P (49), warga Jebres, Solo.

Korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di kamar mandi rumah kerabatnya, Senin (23/3/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh keluarga korban.

Awalnya, pada Minggu (22/3/2026) sore, P pamit untuk mandi di kamar mandi yang berbeda dari biasanya. Namun hingga keesokan harinya, korban tak kunjung terlihat.

Baca Juga: Pria 41 Tahun di Jatisari Wonogiri Nekat Akhiri Hidup di Pohon Jati, Ditemukan Warga Dini Hari

Merasa curiga, keluarga kemudian berusaha mencari keberadaan P.

Mereka sempat mengecek sejumlah lokasi, termasuk area sekitar kuburan yang biasa disinggahi korban. Namun, korban tidak ditemukan.

Pencarian akhirnya mengarah ke kamar mandi lama yang jarang digunakan.

Saat pintu dibuka, korban ditemukan sudah dalam kondisi gantung diri menggunakan seutas kain.

Saksi yang mengetahui kejadian tersebut langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang.

Baca Juga: Rentang Usia 30-40 Tahun Dominasi Kasus Akhiri Hidup di Wonogiri Akibat Alasan Ekonomi

Kepala Desa Manjung, Pariyo, menjelaskan bahwa korban bukan warga setempat, melainkan berasal dari wilayah Jebres, Solo.

Ia diketahui telah tinggal di rumah buliknya sejak sebelum Lebaran.

“Korban tinggal di rumah buliknya sudah beberapa waktu, bahkan sejak sebelum Lebaran,” ujar Pariyo.

Menurutnya, sehari-hari korban sering terlihat berada di sekitar belakang rumah, termasuk di bawah pohon dekat area tersebut.

Namun sejak Minggu siang, keberadaan korban tidak diketahui.

Pihak keluarga sebenarnya sempat berniat memeriksa kamar mandi lama, tetapi urung dilakukan karena pintu dalam keadaan tertutup.

Setelah dilakukan pencarian ulang dan pintu dibuka, barulah korban ditemukan.

Terkait motif, pihak desa belum dapat memastikan penyebab pasti korban mengakhiri hidupnya.

Namun demikian, beredar kabar di masyarakat yang menyebut korban diduga mengalami masalah setelah kalah judi online.

“Untuk pastinya kami tidak mendalami. Tapi memang ada desas-desus seperti itu,” pungkas Pariyo.(al)

Editor : Nur Pramudito
#akhiri hidup #judi online #gantung diri #Purwosari #wonogiri