Polisi olah TKP penemuan mayat yang diduga jadi korban pembunuhan di Kelurahan Gemawang, Girimarto, Wonogiri, Kamis (2/4/2026). (DOK.POLRES WONOGIRI)RADARSOLO.COM- Warga Lingkungan Sawit, Kelurahan Gemawang, Girimarto, Wonogiri digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria berinisial AF (32) pada Kamis (2/4/2026) pagi.
Korban ditemukan tak bernyawa di area belakang rumah kerabatnya dan tak jauh dari kandang ternak ayam milik Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno.
AF diduga menjadi korban pembunuhan karena terdapat luka mencurigakan pada bagian leher.
Kronologi Hilang hingga Ditemukan
Peristiwa memilukan ini terungkap setelah korban sempat dilaporkan hilang oleh sang istri, Kurnita Ambarsari (26).
Berdasarkan keterangan saksi dan laporan pihak keluarga, berikut adalah kronologi sebelum korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia:
-
Rabu (1/4/2026) pukul 18.30 WIB: Istri korban meninggalkan rumah untuk menghadiri acara pengajian di rumah tetangga.
-
Rabu (1/4/2026) pukul 21.00 WIB: Sang istri pulang dari pengajian dan mendapati AF sudah tidak berada di rumah. Namun, sepeda motor, handphone, dan rokok milik korban masih berada di rumah.
-
Kamis (2/4/2026) pukul 09.00 WIB: Setelah upaya pencarian semalaman oleh pihak keluarga dan warga sekitar tak membuahkan hasil, korban akhirnya ditemukan oleh kerabatnya, Jaimin (49). AF ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di belakang rumah kerabat lain yang lokasinya tak jauh dari tempat tinggal korban.
Polisi Lakukan Penyelidikan dan Olah TKP
Penemuan jenazah tersebut kemudian dilaporkan warga ke Mapolsek Girimarto pada pukul 12.30 WIB.
Mendapat laporan itu, petugas kepolisian segera meluncur ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi mata.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo menjelaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, terutama terkait temuan luka di lehernya.
"Benar, telah ditemukan seorang laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Girimarto. Saat ini anggota kami bersama tim terkait masih melakukan pendalaman, termasuk olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut," ujar Anom Prabowo dalam keterangan pers yang diterima radarsolo.jawapos.com.
Imbau Warga Tak Berspekulasi
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi maupun menyebarkan isu yang belum pasti kebenarannya terkait insiden berdarah ini.
Warga diminta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus kepada aparat penegak hukum. (al)
Editor : Tri Wahyu Cahyono