Lokasi penemuan mayat Apriyan di ladang Lingkungan Sawit RT 02/RW 06, Kelurahan Gemawang, Kecamatan Girimarto. (IWAN ADI/RADAR SOLO)RADARSOLO.COM- Penyebab kematian Apriyan (32), warga Lingkungan Sawit RT 02/RW 06, Kelurahan Gemawang, Girimarto, Wonogiri masih menjadi teka-teki.
Pria tersebut sebelumnya ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan dan terdapat luka di bagian leher, Kamis (2/4/2026) pagi.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo menegaskan, kepolisian belum bisa mengambil kesimpulan secara gegabah karena masih membutuhkan data medis yang akurat.
Baca Juga: Ambruknya Atap Kelas 2 SDN 2 Sribit Delanggu Berdampak ke Ruangan Lain, BPBD Klaten: Kayukan Lapuk
"Kita menunggu itu (hasil otopsi). Ada pemeriksaan forensik juga dari Polda (Jawa Tengah)," ungkap kapolres usai memimpin apel kesiapan pengamanan peringatan Wafatnya Isa Almasih dan Perayaan Paskah pada Kamis (2/4/2026) petang.
Menurut Wahyu, pengungkapan kasus kematian warga Girimarto ini dilakukan secara ketat melalui pendekatan scientific crime investigation atau penyidikan berbasis ilmiah.
Melalui metode pembuktian secara medis dan forensik tersebut, penyebab kematian bisa terang benderang berdasarkan fakta, bukan sebatas asumsi.
Langkah ini sekaligus akan menjawab teka-teki dan memastikan apakah korban meninggal akibat bunuh diri atau murni menjadi korban pembunuhan.
Dua hal itu menjadi kasak-kusuk liar di kalangan masyarakat setempat.
"Komentar saya, korban meninggalnya secara tidak wajar. Tapi kita tunggu hasil dari forensik nanti seperti apa," tegas Wahyu.
Kilas Balik Penemuan Jenazah
Baca Juga: Dihadiri Turis Singapura hingga Uskup Agung Semarang, Ini Pesan Mendalam Jalan Salib di Wonogiri
Diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Gemawang, Kecamatan Girimarto digegerkan dengan penemuan jenazah Apriyan di area kebun belakang rumah kerabatnya.
Peristiwa memilukan ini bermula ketika Apriyan dilaporkan hilang oleh sang istri. Berdasarkan keterangan para saksi, pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB, sang istri berpamitan meninggalkan rumah untuk menghadiri acara pengajian di rumah tetangga.
Nahas, saat sang istri pulang ke rumah sekitar pukul 21.00 WIB, Apriyan sudah tidak berada di sana.
Pihak keluarga merasakan kejanggalan karena barang-barang pribadi milik korban, seperti sepeda motor, handphone, dan rokok, masih tertinggal rapi di kediamannya.
Baca Juga: Detik-detik Menegangkan Atap SDN 2 Sribit Klaten Ambruk, Guru Sempat Dengar Suara Retakan Kayu
Upaya pencarian pun sempat dilakukan semalaman suntuk oleh pihak keluarga yang dibantu oleh warga sekitar, namun sosok bapak satu anak tersebut tak kunjung ditemukan.
Titik terang sekaligus kabar duka baru muncul pada keesokan harinya. Pada Kamis pagi sekitar pukul 09.00 WIB, korban akhirnya ditemukan oleh salah seorang kerabatnya dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Terdapat luka sayatan dan tusukan pada bagian leher korban. Penemuan mengejutkan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Girimarto pada pukul 12.30 WIB.
Petugas kepolisian yang menerima laporan kemudian bergegas menuju lokasi untuk mengevakuasi korban, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan dari para saksi mata. (al)
Editor : Tri Wahyu Cahyono