Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Soroti Gaya Hidup Hedonis, Bupati Wonogiri Ajak Ibu-Ibu PKK Bijak Kelola Keuangan dan Limbah Makanan

Iwan Adi Luhung • Senin, 6 April 2026 | 13:29 WIB
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno (tengah) hadiri Rakerda dan puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK sekaligus halal bihalal TP PKK Kabupaten Wonogiri di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Senin (6/4/2026). (IWAN ADI/RADAR SOLO)Bupati Wonogiri Setyo Sukarno (tengah) hadiri Rakerda dan puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK sekaligus halal bihalal TP PKK Kabupaten Wonogiri di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Senin (6/4/2026). (IWAN ADI/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mendukung gerakan Stop Boros Pangan di kalangan anggota PKK Wonogiri.

Pasalnya, sisa makanan berlebih dinilai menjadi salah satu penyumbang utama meningkatnya volume sampah yang kini menjadi persoalan serius, baik bagi pemerintah maupun masyarakat.

Hal tersebut disampaikan bupati saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK sekaligus halalbihalal TP PKK Kabupaten Wonogiri di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Senin (6/4/2026).

Baca Juga: 6 Rekomendasi HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Kencang untuk Harian

"Perilaku boros pangan mencerminkan gaya hidup hedonis, di mana sebagian orang ingin tampil berlebihan demi kesan mewah. Sikap semacam ini bisa ditekan melalui manajemen keuangan keluarga yang tepat," kata dia.

Menurut Setyo, saat berbelanja bahan pangan sebaiknya disesuaikan kebutuhan. Pilih bahan pangan yang bergizi, tapi tidak harus mahal.

"Kami juga mendorong pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya bahan pangan. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga, langkah tersebut juga dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga," papar Bupati.

Baca Juga: Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Brunei di Piala AFF Futsal 2026, Kick-off Siang Ini

Dalam kegiatan itu, selain kampanye Stop Boros Pangan, anggota PKK Kabupaten dan PKK Kecamatan juga mendapatkan penyuluhan tentang bahaya narkoba dari BNN Surakarta.

Bupati menegaskan, peran ibu dalam keluarga sangat penting, terutama dalam mengawasi pendidikan dan pergaulan anak.

Hal ini guna mencegah mereka terjerumus dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba yang belakangan marak menyasar generasi muda.

"Ibu-ibu harus aktif memantau anak-anaknya, baik di lingkungan rumah maupun pergaulan di luar, agar tidak terpengaruh hal-hal negatif," pungkas Setyo. (al)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#gaya hidup hedonis #stop boros pangan #pkk wonogiri #bupati wonogiri setyo sukarno