Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Puluhan Suspek Campak Ditemukan di Wonogiri, Dua Orang Dewasa Positif

Iwan Adi Luhung • Kamis, 9 April 2026 | 11:38 WIB
 ilustrasi: Kantor Dinkes Wonogiri. (IWAN ADI/RADAR SOLO)
ilustrasi: Kantor Dinkes Wonogiri. (IWAN ADI/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri mencatatkan puluhan suspek campak di wilayah Kota Sukses.

Dua diantaraya terkonfirmasi positif campak. Dua kasus campak yang terkonfirmasi itu diidap oleh orang dewasa.

Kepala Dinkes Wonogiri Mubarok melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Satyawati Prawirohardjo mengatakan sejak awal 2026 hingga akhir pekan lalu, pihaknya mencatatkan ada 28 suspek campak di Wonogiri.

Dua suspek terkonfirmasi positif campak usai adanya pemeriksaan sampel di laboratorium.

Baca Juga: Turun Langsung ke Klaten, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Imunisasi Campak Jadi Prioritas Utama

"Dua kasus positif ini ditemukan pada Januari lalu," ujar Satyawati Kamis (9/6/2026).

Berdasarkan data Dinkes Wonogiri, suspek campak ditemukan di berbagai usia. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa (lihat infografis).

Dua kasus positif campak itu ditemukan pada dua orang dewasa berjenis kelamin laki-laki dan perempuan.

Adapun kasus positif ditemukan di Kecamatan Wuryantoro dan Wonogiri Kota.

Sementara suspek lainnya tersebar di berbagai kecamatan. Delapan sampel lain juga masih menunggu hasil laboratorium.

"Dua kasus positif ini keduanya dewasa," kata Wanita yang akrab disapa Watik itu.

Pihaknya juga kesulitan untuk mengetahui apakah kedua orang dewasa yang positif campak itu sebelumnya sudah menjalani imunisasi atau belum.

Sebab, kata Watik, mereka juga lupa akan vaksin yang pernah diterima.

"Kalau kondisinya bagus yang positif campak ini. Kalau kasus kematian di luar daerah itu kan biasanya karena ada komplikasi, kasus berat. Kalau kondisi di Wonogiri baik," kata dia.

Lebih jauh, Watik menuturkan petugas di puskesmas-puskesmas memang ditugasi untuk melakukan pencarian suspek campak.

Dimana orang yang bergejala mengarah campak diambil sampelnya untuk diperiksa di laboratorium milik Kemenkes di Jogjakarta.

Cara mengantisipasi campak adalah dengan vaksin. Disinggung soal ketersediaan vaksin MR di Wonogiri, Watik menuturkan di masing-masing puskesmas tersedia vaksin MR.

"Vaksinnya dari pusat. Kalau di puskesmas ada. Teman-teman di puskesmas juga melakukan pemetaan atau pendataan juga terkait sasaran dan kebutuhan vaksin," pungkas Watik. (al)

Editor : Nur Pramudito
#campak #Dinas Kesehatan Wonogiri #wonogiri