Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Persiwi Lirik Pengelolaan Stadion Pringgodani, Ketua Komisi II DPRD Wonogiri: Akan Dirembug Lagi

Iwan Adi Luhung • Selasa, 14 April 2026 | 17:04 WIB
Stadion Pringgodani yang menjadi kebanggaan warga Wonogiri. (IWAN ADI/RADAR SOLO)Stadion Pringgodani yang menjadi kebanggaan warga Wonogiri. (IWAN ADI/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Masa depan pengelolaan Stadion Pringgodani menjadi sorotan seiring adanya aspirasi dari manajemen Persiwi Wonogiri.

Klub kebanggaan warga Wonogiri tersebut berharap agar pengelolaan stadion dapat dipercayakan sepenuhnya kepada internal klub.

Harapan ini disampaikan langsung oleh jajaran pengurus Persiwi bersama manajer dan perwakilan suporter saat mendatangi ruang sidang Paripurna DPRD Wonogiri, Rabu (8/4/2026).

Pertimbangan PAD dan Beban APBD

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Komisi II DPRD Wonogiri Supriyanto menyatakan, usulan pengelolaan stadion perlu dikaji secara mendalam dari sisi regulasi dan teknis.

Baca Juga: Dorong Ketangguhan Bencana Berbasis Warga Inklusif, Sehati Sukoharjo Gelar Pelatihan CMDRR

Saat ini, Stadion Pringgodani dikelola oleh pihak ketiga. Berdasarkan penjelasan dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), penunjukan pihak ketiga bertujuan memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memastikan pemeliharaan fasilitas tidak membebani anggaran daerah.

"Kemarin kita bahas dan kita minta Disporapar menjelaskan teknisnya. Jadi dipihak ketigakan karena ada target PAD dan perawatan tak membebani daerah. Itu juga sesuai dengan kesepakatan Komisi II," ujar pria yang akrab disapa Supri tersebut saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).

Supri menjelaskan, melalui skema yang berjalan saat ini, biaya perawatan atau maintenance gedung dan lapangan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengelola, sehingga keuangan daerah tetap stabil.

Penggunaan pihak ketiga dinilai sebagai langkah efisiensi yang telah disepakati oleh jajaran legislatif di Komisi II.

Baca Juga: Gugatan Ijazah Jokowi Kandas di PN Solo: Hakim Kabulkan Eksepsi, Perkara Dinyatakan NO!

Opsi Privilege bagi Persiwi

Meskipun demikian, politisi PDI Perjuangan tersebut membuka ruang diskusi bagi Persiwi guna mencari jalan tengah terbaik.

Mengingat kontrak pengelolaan stadion biasanya ditinjau secara berkala setiap tahun, Supri menyarankan agar semua pemangku kepentingan duduk bersama untuk merumuskan model kerja sama yang tidak merugikan daerah namun tetap mendukung eksistensi tim sepak bola lokal.

Ada beberapa skenario yang mungkin diambil, baik berupa pengalihan pengelolaan secara penuh maupun tetap menggunakan pihak ketiga namun dengan catatan khusus yang menguntungkan Persiwi.

Baca Juga: Bupati Tegaskan BUMD Harus Jadi Motor Ekonomi, PT BPR Bank Daerah Karanganyar Raih Penghargaan Nasional

Hal ini penting agar klub memiliki kemudahan dalam menggunakan fasilitas untuk latihan maupun pertandingan resmi.

"Misalnya kalau tetap di pihak ketiga apakah ada privilege untuk Persiwi itu bisa dibahas lebih lanjut. Akan dirembug lagi," kata Supri menambahkan.

Komisi II DPRD Wonogiri berkomitmen untuk terus mengawal isu ini agar pemanfaatan Stadion Pringgodani dapat memberikan manfaat maksimal bagi peningkatan prestasi olahraga di Wonogiri tanpa mengesampingkan aspek kemandirian finansial fasilitas publik tersebut. (al)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#ketua komisi ii dprd wonogiri #pengelolaan stadion wonogiri #Persiwi Wonogiri #Stadion Pringgodani Wonogiri