Kendaraan menerabas banjir di wilayah Karangturi, Kecamatan Nguntoronadi, Wonogiri, Rabu (15/4/2026). (ISTIMEWA)RADARSOLO.COM- Bencana alam terjadi di sejumlah wilayah Wonogiri setelah hujan deras, Selasa-Rabu (14-15/4/2026).
Selain banjir yang merendam Karangturi, Nguntoronadi, sejumlah bencana lain terjadi di wilayah berbeda.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Fuad Wahyu Pratama mengatakan, banjir di sekitar Jembatan Karangturi sempat mengakibatkan arus lalu lintas Nguntoronadi-Tirtomoyo dan Nguntoronadi-Baturetno terputus.
Baca Juga: Pemilihan Pengurus KUD Musuk Boyolali Berlangsung Alot, Penetapan Ketua Baru Terganjal
"Sempat terganggu (arus lalu lintas) tapi sudah mandali (aman terkendali)," ujar Fuad.
Selain itu, pihaknya mendapatkan laporan adanya delapan rumah warga Desa Sendangmulyo Kecamatan Tirtomoyo turut terendam.
"Ada beberapa kejadian (bencana alam,red) lain. Sedang direkap," kata Fuad.
Berdasarkan informasi yang dihimpun radarsolo.jawapos.com, tanah longsor terjadi di wilayah Dusun Daleman, Desa Gunungan, Kecamatan Manyaran.
Talut penahan tanah dilaporkan longsor. Beruntung, material tak sampai berdampak pada bangunan rumah warga.
Informasi lain, tanah longsor menimpa akses jalan di Dusun Gembuk, Desa Bero, Kecamatan Manyaran. Tak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.
Sementara itu di Kecamatan Jatiroto, tanah longsor terjadi di area SMPN 3 Satu Atap Jatiroto di Desa Brenggolo.
Untungnya, material longsor tak sampai mengenai bangunan sekolah.
"Betul ada longsor di SMPN 3 Satu Atap Jatiroto. Kejadian longsor yang keempat disana," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri Sriyanto.
Sebelum longsor kali keempat, bangunan sekolah setempat telah diperbaiki.
"Saat itu rusak parah (bangunan). Dibangun lagi lalu ada longsor. Tidak sampai (berdampak pada) bangunan. Penanganan kerja bakti teman-teman di sana," kata dia. (al)
Editor : Tri Wahyu Cahyono