RADARSOLO.COM - Pemkab Wonogiri secara resmi memulai langkah teknis untuk menentukan masa depan bangunan Pasar Kota Wonogiri.
Melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdag & KUKM) Wonogiri, pemerintah akan melakukan kajian mendalam guna mendapatkan gambaran riil mengenai kondisi struktur bangunan pasar yang pernah terdampak musibah kebakaran tersebut.
Proses Lelang Studi Kelayakan
Kepala Disdag dan KUKM Wonogiri Wahyu Widayati menjelaskan, belanja jasa konsultansi untuk penyusunan studi kelayakan revitalisasi pasar sudah memasuki tahapan proses pengadaan.
Baca Juga: Temuan Lapik Candi di Desa Nepen Boyolali, Diduga Jejak Peradaban Buddha Abad 15-16 Masehi
Berdasarkan data dari laman resmi pengadaan barang dan jasa, harga perkiraan sendiri (HPS) untuk kajian ini dipatok senilai Rp 229 juta.
Saat ini, otoritas terkait tengah dalam tahap seleksi untuk menentukan pihak ketiga yang akan melakukan audit teknis secara menyeluruh.
"Dalam proses, dalam rangka mencari penyedia," ujar Wahyu Widayati.
Audit Kelayakan Struktur Pasca-Kebakaran
Kajian ini menjadi sangat krusial karena akan menghasilkan dokumen teknis yang menjadi landasan utama pengambilan kebijakan.
Fokus utama dari audit tersebut adalah mengecek integritas struktural pasar.
Meskipun secara visual dari sisi luar pasar tampak masih kokoh dan tidak menunjukkan bekas kerusakan yang masif, kondisi di bagian dalam gedung masih menyisakan sisa-sisa material bekas terbakar yang dikhawatirkan memengaruhi kekuatan konstruksi secara keseluruhan.
Baca Juga: Kloter Pertama Embarkasi Solo Berangkat 22 April, Wagub Jateng Minta Jemaah Fokus Ibadah
"Nanti diketahui struktur pasar itu masih layak digunakan atau tidak. Bangunanya dikaji, apakah kuat atau keropos. Nanti menentukan langkah selanjutnya," kata Wahyu menjelaskan tujuan utama dari kajian profesional tersebut.
Landasan Keputusan Pimpinan
Pemerintah berharap proses lelang dapat segera rampung sehingga pemenang kontrak bisa langsung bekerja di lapangan.
Hasil kajian akhir nantinya akan membedah secara empiris apakah bangunan lama masih dapat dipertahankan melalui perbaikan, atau harus dilakukan langkah revitalisasi total demi menjamin keamanan para pedagang dan pengunjung pasar di masa depan.
Baca Juga: Targetkan Buka Fakultas Kedokteran, UMKLA Gelar Senam Sehat dan Cek Kesehatan Gratis di CFD Klaten
Wahyu menekankan bahwa seluruh data teknis yang keluar dari hasil studi ini akan menjadi rapor bagi kondisi Pasar Kota Wonogiri.
Mengenai kebijakan akhir yang akan diambil, hal tersebut sepenuhnya akan bergantung pada rekomendasi ahli yang kemudian diputuskan oleh pimpinan daerah. "Prinsipnya nanti akan ada hasil kajian yang keluar. Nanti keputusan diserahkan ke pimpinan," pungkasnya. (al)
Editor : Tri Wahyu Cahyono