RADARSOLO.COM - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Purwantoro–Ponorogo tepatnya di Dusun Kasihan RT 002/RW 001 Desa Joho Kecamatan Purwantoro Minggu (26/4/2026) petang.
Insiden yang melibatkan kendaraan pick-up dan sepeda motor itu mengakibatkan satu korban meninggal dunia.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 18.10. kevelakaan bermula saat pick-up Suzuki Futura bernomor polisi AD 9528 DG yang dikemudikan MHU (15) warga kecamatan setempat melaju dari arah barat (Slogohimo) menuju timur (Ponorogo).
Saat melintas di ruas jalan lurus dengan kondisi penerangan minim, pengemudi diduga berusaha mendahului kendaraan di depannya.
Baca Juga: Kata Polisi Soal Kabar Aksi Begal di Nguntoronadi Wonogiri
Nahas, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Mio J bernomor polisi AD 2674 AYG yang dikendarai DH (28).
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, kedua kendaraan tidak dapat menghindar hingga terjadi benturan.
Itu menyebabkan pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan tidak sadarkan diri.
Korban sempat dilarikan ke RS Amal Sehat Slogohimo untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Petugas dari Polsek Purwantoro yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian.
Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo memgatakan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan diduga dipicu oleh manuver mendahului yang tidak memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan.
"Pengemudi pick-up diduga mengambil jalur terlalu ke kanan saat hendak mendahului kendaraan lain, sehingga bertabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan," ujar Anom Senin (27/4/2026).
Atas peristiwa ini, pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di ruas jalan dengan penerangan terbatas. Pengendara diminta tidak memaksakan diri mendahului jika kondisi tidak memungkinkan.
"Keselamatan harus menjadi prioritas. Patuhi rambu dan marka jalan, serta pastikan situasi aman sebelum mendahului," pungkas Anom. (al)
Editor : Nur Pramudito