Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

177 KDKMP di Wonogiri Disiapkan untuk Launching secara Nasional

Iwan Adi Luhung • Senin, 4 Mei 2026 | 13:27 WIB
Gedung KDKMP Desa Purworejo, Kecamatan Wonogiri Kota. (IWAN ADI/RADAR SOLO)
Gedung KDKMP Desa Purworejo, Kecamatan Wonogiri Kota. (IWAN ADI/RADAR SOLO)
 
RADARSOLO.COM-Ratusan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Wonogiri disiapkan untuk peluncuran secara nasional 18 Mei 2026.
 
Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan mengatakan, ada 177 titik KDKMP yang disiapkan untuk launching secara nasional.
 
Baca Juga: Masa Depan Guru Non-ASN Abu-abu, Disdikbud Wonogiri Tunggu Hasil Konsultasi Kementerian
 
Atas hal ini, Kodim berkoordinasi dengan Agrinas.
 
"Tugas kami sekarang koordinasi dengan Agrinas, supaya hal-hal yang terkait KDKMP bisa disosialisasikan," ujar dia Senin (4/5/2026).
 
Dandim berharap, usai di-launching, ratusan koperasi itu bisa segera beroperasi.
 
Baca Juga: Warga Cepogo Boyolali Temukan Piring dan Mangkuk Keramik Kuno saat Gali Makam
 
Adapun unit usaha yang dijalankan menurutnya sepenuhnya hak koperasi maupun pihak desa.
 
Itu bisa disesuaikan dengan kreativitas pengelola koperasi.
 
"Potensi yang ada di desa seperti pertanian atau usaha di pedesaan bisa dikelola koperasi. Gas, pupuk bisa," kata Ivan.
 
Di pedesaan sebelum koperasi berdiri, sudah ada usaha yang ditopang masyarakat misalnya pengecer gas elpiji.
 
Bagaimana dengan potensi kekhawatiran usaha masyarakat akan mati akibat koperasi?
 
Terkait itu, Ivan menilai tidak akan terjadi. "Justru dari koperasi itu nanti bisa mewadahi usaha (menerima barang,red) dari masyarakat," kata dia.
 
Baca Juga: Tes Seleksi Kompetensi Koperasi Merah Putih 2026 Mulai 3 Mei, Kapan Pengumuman Hasil dan Kriteria Kelulusan?
 
Dari pengalamannya, Ivan bercerita saat melakukan penelitian ketika Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI di Palembang, dilakukan penelitian ketahanan pangan dalam hal ini beras, harganya dimainkan oleh tengkulak.
 
"Tapi dengan adanya koperasi, harapan kita harga yang dibeli dari petani tidak jauh dari harga yang ditetapkan pemerintah. Meskipun koperasi juga mencari keuntungan, hasilnya kembali ke masyarakat," papar Ivan. (al)
Editor : Tri Wahyu Cahyono
#kdkmp wonogiri #launching #Dandim Wonogiri