Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Gebrakan Ekonomi Desa, 97 Koperasi Merah Putih di Wonogiri Resmi Beroperasi Serentak

Iwan Adi Luhung • Minggu, 17 Mei 2026 | 15:57 WIB
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dan Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan cek produk yang dijual di Gerai KDKMP Desa Singodutan, Kecamatan Selogiri, Sabtu (17/5/2026). (ISTIMEWA)
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dan Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan cek produk yang dijual di Gerai KDKMP Desa Singodutan, Kecamatan Selogiri, Sabtu (17/5/2026). (ISTIMEWA)

RADARSOLO.COM - Komitmen Pemkab Wonogiri dalam memperkuat kemandirian ekonomi di tingkat desa memasuki babak baru.

Sebanyak 97 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh wilayah Wonogiri resmi diluncurkan secara serentak, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian massal ini menjadi bagian dari peluncuran akbar 1.061 koperasi serupa di tanah air yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual.

Baca Juga: Sambut Hari Jadi Wonogiri, Puluhan Atlet Paralayang Taklukkan Langit Watu Lumbung

Langkah ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak baru bagi stabilitas ekonomi masyarakat pelosok.

Seremoni peresmian tingkat kabupaten dipusatkan di Gerai KDKMP Desa Singodutan, Kecamatan Selogiri.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, serta jajaran kepala perangkat daerah dan pengurus koperasi lokal.

Kehadiran gerai-gerai ini diproyeksikan untuk memangkas jalur distribusi logistik yang panjang, sehingga warga di tingkat perdesaan dapat mengakses komoditas utama dengan harga yang jauh lebih miring.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menjelaskan, dari total target 294 KDKMP yang akan didirikan di seluruh penjuru Wonogiri, sebanyak 97 unit telah dinyatakan siap beroperasi pada fase awal ini.

Diversifikasi usaha yang dikembangkan cukup variatif dan menyentuh kebutuhan dasar.

Baca Juga: Anak Bawah Umur di Giritontro Wonogiri yang Dianiaya Warga Disebut Sering Mencuri

Mulai dari toko sembako, agen LPG, penyediaan pupuk, simpan pinjam, hingga sektor esensial seperti apotek dan klinik kesehatan desa.

"Harapan kami, adanya KDKMP ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Wonogiri," kata Setyo.

Ia mendorong agar desa-desa yang belum beroperasi segera menyelesaikan persiapannya agar akselerasi ekonomi desa berjalan merata.

Sinergitas kuat antara pemerintah daerah dengan jajaran TNI menjadi pilar penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur koperasi ini.

Baca Juga: Buka Rangkaian KLIC Fest 2026, Bupati Hamenang Ajak Delegasi Internasional Walking Tour di CFD hingga Eksplorasi Potensi Wisata dan Industri Kreatif Klaten

Kodim 0728/Wonogiri terlibat aktif dalam mengawal progres fisik di lapangan agar target waktu yang diberikan oleh pemerintah pusat dapat terpenuhi tanpa mengurangi kualitas bangunan gerai.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan memaparkan data bahwa progres konstruksi fisik KDKMP di Wonogiri menunjukkan grafik yang sangat positif.

Saat ini, sebanyak 187 bangunan KDKMP di berbagai kecamatan dilaporkan telah rampung 100 persen. Jajaran TNI-Polri bersama pemkab optimistis seluruh target 294 KDKMP dapat beroperasi penuh pada bulan Agustus 2026 mendatang.

Terkait ketersediaan stok barang konsumsi di gudang koperasi, Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan memastikan pasokan awal telah dijamin oleh jaringan kemitraan pemerintah pusat melalui distributor resmi pabrikan.

"Barang-barangnya sudah disiapkan oleh pemerintah melalui Agrinas," kata Ivan.

Kodim Wonogiri mendapatkan mandat khusus untuk melakukan pengawalan ketat terhadap distribusi logistik tersebut hingga sampai ke rak-rak pajangan gerai KDKMP di desa-desa.

Baca Juga: Sempat Buron, Pelaku Curanmor Asal Banten Diringkus Polresta Surakarta di Indekos Wilayah Kartasura

Selain menjadi pusat pemenuhan kebutuhan ritel harian, kehadiran KDKMP juga didesain sebagai wadah inkubasi bagi produk-produk industri kreatif dan pangan olahan lokal.

Dandim meminta agar masyarakat desa tidak hanya menempatkan diri sebagai pembeli atau konsumen pasif, melainkan harus mengambil peluang sebagai produsen.

Warga dan para pelaku UMKM diimbau untuk menitipkan produk unggulan mereka di gerai KDKMP agar roda perputaran uang tetap berputar di dalam ekosistem desa itu sendiri.

Dengan manajemen yang transparan dan pengawasan yang dekat dari masyarakat, KDKMP diharapkan tumbuh menjadi badan usaha desa yang sehat, akuntabel, dan mampu bersaing dengan jejaring ritel modern. (al)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#kdkmp wonogiri #Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan #bupati wonogiri setyo sukarno