Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Lomba Bertutur Tingkat SD/MI 2026 Jadi Upaya Perkuat Budaya Literasi Anak Wonogiri

Iwan Adi Luhung • Senin, 18 Mei 2026 | 15:53 WIB
Disarpus Wonogiri gelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Tahun 2026 di Gedung Perpustakaan Daerah Wonogiri, Senin-Rabu (18-20/5/2026). (IWAN ADI/RADAR SOLO)
Disarpus Wonogiri gelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Tahun 2026 di Gedung Perpustakaan Daerah Wonogiri, Senin-Rabu (18-20/5/2026). (IWAN ADI/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Wonogiri menggelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Tahun 2026 di Gedung Perpustakaan Daerah Wonogiri, Senin-Rabu (18-20/5/2026).

Kepala Disarpus Wonogiri Mawan Tri Hananto mengatakan, lomba tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menumbuhkan sekaligus memperkuat budaya literasi anak sejak dini.

Baca Juga: Milomir Seslija Bongkar Kunci Kemenangan Persis Solo atas Dewa United

Kegiatan tersebut diikuti 100 siswa-siswi SD/MI kelas 4 dan 5 dari berbagai wilayah di Wonogiri.

Menurutnya, literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga memahami isi bacaan, berpikir kritis, hingga menyampaikan kembali cerita secara lisan.

"Melalui lomba ini, kami ingin menumbuhkan kegemaran membaca sekaligus melatih anak-anak untuk mampu memahami dan mengomunikasikan isi cerita dengan baik," ujar Mawan.

Dia menjelaskan, materi yang dibawakan peserta banyak mengangkat kisah pahlawan dan legenda rakyat Wonogiri.

Hal itu diharapkan mampu menanamkan nilai karakter, kebangsaan, sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal.

"Dengan menggali cerita lokal, anak-anak diharapkan memiliki kebanggaan terhadap jati diri daerah serta kecintaan terhadap budaya daerah dalam semangat Hari Jadi Wonogiri ke-285," imbuhnya.

Kegiatan tersebut juga memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Bidang Literasi Tahun 2026 dari Perpustakaan Nasional RI untuk mendukung penguatan literasi berbasis kearifan lokal dan peningkatan minat baca.

Baca Juga: Napak Tilas Jejak Pangeran Mangkubumi, Sri Sultan Hamengkubuwono X Bakal Kunjungi Sragen

Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Wonogiri Sri Rahayuningsih Setyo Sukarno mendorong pelajar terus menumbuhkan budaya literasi sekaligus melestarikan cerita rakyat dan kisah kepahlawanan lokal.

"Lomba bertutur merupakan salah satu bentuk kegiatan literasi yang mendorong anak-anak untuk tidak hanya membaca, tetapi juga memahami, menghayati, dan menceritakan kembali isi cerita dengan lisan, ekspresi, intonasi, serta daya imajinasi yang kreatif," papar wanita yang akrab disapa Yayuk itu. (al)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#lomba bertutur tingkat sd/mi 2026 #literasi anak wonogiri #Budaya Literasi