RADARSOLO.COM-Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan memberikan tanggapan atas kabar minggatnya kontraktor yang membangun gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Wonodadi, Kecamatan Pracimantoro.
Dandim membantah soal kabar minggatnya kontraktor. Ivan mengklaim tidak ada kontraktor dalam penggarapan gedung KDKMP Desa Wonodadi.
"Pembangunan itu dari Kodim. Pembangunan di sana lambat, (karena) anggaran yang turun baru tiga termin dari total lima termin," ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Ivan mengatakan, ada sejumlah titik lain yang dikebut dalam pembangunan.
Karena itu tukang yang punya keterampilan khusus, seperti tukang las ditempatkan di lokasi KDKMP lain yang diprioritaskan.
"Sekarang (pembangunan KDKMP Desa Wonodadi) sudah jalan normal. Bahan bangunan sudah masuk. Kita kejar lagi pembangunannya," tegas dia.
Menurut Ivan, kendala di KDKMP Wonodadi yang tak kunjung rampung dikarenakan kendala tukang las dan teknisi pembersihan.
Tukang las dinilai lambat dan urugan tanah dinilai terlalu banyak.
"Tidak ada kontraktor yang minggat. Danramil saya kasih tanggung jawab untuk berkoordinasi dengan desa (untuk pembangunan,red). Anggaran saya yang menurunkan sesuai progres pembangunannya," papar Dandim.
Baca Juga: Marak Aktivitas Asusila di Ruang Publik Solo, Pemkot Siapkan Sanksi Tegas, Panggil Orang Tua
Lebih jauh, Ivan mengatakan, persentase pembangunan gedung KDKMP di Wonogiri adalah nomor dua terbanyak di Indonesia saat ini.
Adapun posisi pertama dipegang Blitar.
Sebelumnya diberitakan, proses pembangunan gedung KDKMP di Desa Wonodadi, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri dikabarkan mandeg dalam pembangunanya selama tiga pekan.
Hal itu disebut-sebut akibat si kontraktor minggat dan tak diketahui keberadaannya. (al)
Editor : Tri Wahyu Cahyono