Ada Temuan Cacing Hati pada Hewan Kurban di Wonogiri, Dinas Pertanian Lakukan Pemantauan Ketat

Iwan Adi Luhung • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 15:40 WIB
Ada Temuan Cacing Hati pada Hewan Kurban di Wonogiri, Dinas Pertanian Lakukan Pemantauan Ketat (IWAN ADI/RADAR SOLO)
Ada Temuan Cacing Hati pada Hewan Kurban di Wonogiri, Dinas Pertanian Lakukan Pemantauan Ketat (IWAN ADI/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri melakukan pemantauan ketat terhadap pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada momentum Iduladha 1447 Hijriah.

Dalam pengawasan yang dilakukan, petugas menemukan adanya kasus cacing hati pada sejumlah hewan kurban di beberapa lokasi.

Kepala Dinas Pertanian Wonogiri, Baroto Eko Pujanto, mengatakan pemantauan dilakukan selama dua hari, yakni Rabu (27/5/2026) hingga Kamis (28/5/2026).

Dari hasil pengawasan sementara, ditemukan adanya infeksi cacing hati pada beberapa hewan kurban.

Baca Juga: Ribuan Penumpang Padati KA Batara Kresna Solo–Wonogiri Saat Libur Panjang Idul Adha

“Ada temuan cacing hati di beberapa tempat. Karena pemantauan masih berjalan, data lengkapnya belum terkumpul semua,” ujar Baroto, Kamis (28/5/2026).

Ia menjelaskan, kasus cacing hati ditemukan pada hewan kurban jenis kambing maupun sapi.

Temuan tersebut berada di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Selogiri dan Giriwoyo.

Menurut Baroto, pihaknya juga telah memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penanganan organ hewan yang terinfeksi. Ia menegaskan, bagian hati yang terinfeksi tidak boleh dikonsumsi dan harus dimusnahkan dengan cara dikubur.

“Untuk dagingnya masih aman, organ lain juga aman dikonsumsi. Yang tidak boleh dikonsumsi ya bagian hatinya itu,” terang Barpto.

Ia menambahkan, hewan yang terinfeksi cacing hati memiliki sejumlah ciri, seperti kondisi bulu yang tampak kusam atau kurang baik.

Namun, pada tahap awal infeksi, kondisi tersebut sering kali tidak terlihat secara kasat mata.

“Kalau belum disembelih memang sering tidak kelihatan. Setelah dibelah jeroannya baru terlihat, kondisi hatinya jelek,” pungkas dia.(al)

Editor : Nur Pramudito
Sumber : Radar Solo
hewan kurban wonogiri dinas pertanian Cacing Hati