RADARSOLO.COM - Pemkab Wonogiri memastikan pembangunan kembali Pasar Slogohimo yang terbakar pada 2023 lalu akan dimulai pada Juli 2026.
Proyek senilai Rp17 miliar itu ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.
Sekda Wonogiri FX Pranata mengatakan tahapan pembangunan telah disiapkan dan proses kontrak dengan pihak ketiga direncanakan dimulai bulan depan.
"Bulan depan sudah mulai kontrak untuk pembangunan Pasar Slogohimo," ujar Pranata baru-baru ini.
Menurutnya, anggaran pembangunan berasal dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 10 miliar dan APBD Wonogiri Rp 7 miliar.
Dengan dukungan pendanaan tersebut, Pemkab menargetkan pembangunan pasar dapat diselesaikan dalam satu tahun anggaran.
Pembangunan kembali Pasar Slogohimo menjadi harapan para pedagang yang terdampak kebakaran pada 28 September 2023.
Selama menempati pasar darurat, aktivitas perdagangan dinilai belum pulih sepenuhnya karena minimnya pengunjung dan persaingan dengan penjualan daring.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Slogohimo, Joko Pranowo, sebelumnya berharap pasar yang baru tetap mempertahankan konsep pasar tradisional dengan bangunan satu lantai.
Menurutnya, model tersebut dinilai lebih efektif untuk menarik pembeli dan menjaga aktivitas perdagangan tetap ramai.
Berbagai masukan dari pedagang telah dicatat Pemkab Wonogiri saat sosialisasi rencana pembangunan pada Februari lalu.
Selain desain bangunan, pedagang juga mengusulkan perbaikan konstruksi agar tidak terjadi tampias saat hujan serta peningkatan kenyamanan fasilitas pasar.
"Antisipasi tampias juga," kata dia.
Dengan dimulainya pembangunan tahun ini, para pedagang berharap roda perekonomian di Pasar Slogohimo dapat kembali bangkit setelah hampir tiga tahun terdampak kebakaran. (al)
Editor : Nur Pramudito