Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

28 SPPG di Wonogiri Berhenti Sementara, 60 Ribu Penerima Manfaat Terdampak

Iwan Adi Luhung • Senin, 8 Juni 2026 | 17:06 WIB

 

IPAL di salah satu SPPG di Kecamatan Wonogiri Kota, Senin (8/6/2026). (IWAN ADI/RADAR SOLO)
IPAL di salah satu SPPG di Kecamatan Wonogiri Kota, Senin (8/6/2026). (IWAN ADI/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM-Puluhan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Wonogiri untuk sementara menghentikan operasionalnya.

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan berhentinya operasional di puluhan dapur penyedia program makan bergizi gratis (MBG) itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun radarsolo.jawapos.com,ada 28 SPPG di Wonogiri yang stop beroperasi sementara.

Baca Juga: SPMB Jalur Domisili Di SMPN 1 Sukoharjo Diprotes Karena Proses Lama Berujung Antrean Panjang, Masih Untung Nggak Sampai Malam

Penghentian layanan tersebut disebabkan oleh tiga faktor, yakni perbaikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), menunggu pencairan dana operasional, serta penghentian akibat kasus keracunan makanan.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 11 SPPG yang berhenti sementara karena disuspen dan melakukan perbaikan IPAL.

SPPG tersebut tersebar di Kecamatan Purwantoro, Wonogiri Kota, Jatisrono, Tirtomoyo, Wuryantoro, Girimarto, Baturetno, dan Manyaran.

Sementara itu, jumlah SPPG yang menghentikan layanan karena menunggu pencairan dana lebih banyak, yakni 16 unit.

Lokasinya tersebar di Purwantoro, Giritontro, Jatisrono, Sidoharjo, Wonogiri Kota, Batuwarno, Slogohimo, Nguntoronadi, Puhpelem, Kismantoro, Baturetno, hingga Jatiroto.

Baca Juga: Teledor Bakar Ilalang, Lahan Kosong Di Tawangsari Hangus

Selain itu, satu SPPG di Kecamatan Jatiroto dihentikan operasionalnya karena kasus keracunan makanan. Yakni SPPG Jatiroto 1.

Secara keseluruhan, penghentian sementara operasional 28 SPPG tersebut berdampak pada lebih dari 60 ribu penerima manfaat program MBG di Wonogiri.

Wakil Bupati (Wabup) Wonogiri Imron Rizkyarno mengamini adanya puluhan SPPG yang berhenti beroperasi sementara.

"Ada yang disuspen sementara karena bio IPAL. Lalu ada yang belum masuk bantuan keuangannya ke VA (virtual account) dapur. Satu berhenti sementara karena ada KLB (kejadian luar biasa) keracunan," ujar Imron Senin (8/6/2026).

Wabup menuturkan, mitra tidak bisa menggunakan uang yang bukan bantuan keuangan untuk menyediakan menu MBG.

Baca Juga: Kejurnas Sprint Rally Dongkrak Pengembangan Sport Tourism Jawa Tengah

Karena itu, dapur yang belum mendapatkan transfer dari pusat tak bisa menyalurkan MBG.

"Enggak bisa nomboki dulu. Jadi berhenti sementara," kata dia.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diterima Wabup, proses pemasangan bio IPAL di dapur yang disuspen juga telah berlangsung.

Nantinya ada rekomendasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang membuat dapur itu bisa kembali menyalurkan MBG ketika permasalahan bio IPAL telah klir.

Sementara itu, Korwil BGN Wonogiri Pandri Prabowo mengatakan, terkait dengan pencairan dana dari pusat, kini sudah dalam proses transfer.

Sedangkan untuk dapur yang stop beroperasi karena kasus keracunan, saat ini menunggu rekomendasi BGN. Untuk IPAL juga dalam proses peninjauan.

"Tinggal menunggu rekomendasi dari BGN ini nanti," kata Pandri. (al)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#sppg di wonogiri berhenti beroperasi #distribusi mbg dihentikan sementara #wabup wonogiri imron rizkyarno #Mbg #sppg berhenti beroperasi