Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Posyandu Jadi Kunci Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Wonogiri

Iwan Adi Luhung • Senin, 22 Juni 2026 | 16:52 WIB
Ketua TP Posyandu Wonogiri Sri Rahayuningsih Setyo Sukarno (tengah) hadiri kegiatan Optimalisasi Pelaksanaan Posyandu 6 SPM di Wonogiri, Senin (22/6/2026). (IWAN ADI/RADAR SOLO)
Ketua TP Posyandu Wonogiri Sri Rahayuningsih Setyo Sukarno (tengah) hadiri kegiatan Optimalisasi Pelaksanaan Posyandu 6 SPM di Wonogiri, Senin (22/6/2026). (IWAN ADI/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Wonogiri Sri Rahayuningsih Setyo Sukarno menyoroti pentingnya optimalisasi pelaksanaan Posyandu dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai upaya memperkuat pelayanan dasar yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Optimalisasi Pelaksanaan Posyandu 6 SPM di Wonogiri, Senin (22/6/2026).

Menurut wanita yang akrab disapa Yayuk itu, keluarga merupakan pondasi utama dalam membangun masyarakat yang kokoh dan berkelanjutan.

Baca Juga: Pemkot Solo Perkuat Pendampingan Perempuan, Fokus Perlindungan hingga Pemulihan Korban

Karena itu, kesehatan menjadi faktor penting yang harus mendapat perhatian sebagai modal menuju kesejahteraan keluarga.

"Posyandu merupakan mitra pemerintah yang memiliki peran strategis dalam mengimplementasikan program prioritas yang selaras dengan program pemerintah," ujar dia.

Yayuk menyinggung Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu, yang memberikan peran Posyandu semakin luas. 

Tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga mendukung enam bidang Standar Pelayanan Minimal.

Meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), serta bidang sosial.

Menurut Yayuk, penguatan implementasi Posyandu enam bidang SPM merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan tepat sasaran bagi masyarakat.

Baca Juga: Sampel MinyaKita Bau Minyak Tanah di Kismantoro Wonogiri Masih Diteliti di BPOM Surakarta, Kapan Hasilnya Keluar?

"Kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Apalagi saat ini Ketua TP PKK juga menjabat sebagai Ketua TP Posyandu, sehingga sinergi yang terbangun diharapkan semakin kuat," paparnya.

Istri Bupati Wonogiri Setyo Sukarno ini menekankan bahwa Posyandu harus mampu menjadi ruang pelayanan masyarakat yang aktif, adaptif, dan menyentuh langsung kebutuhan warga.

Dengan sinergi yang kuat, implementasi Posyandu enam bidang SPM diharapkan dapat berjalan optimal hingga tingkat desa dan kelurahan.

Baca Juga: Banding Gugatan Ijazah Jokowi Kandas, PT Jateng Kuatkan Putusan PN Solo

Yayuk juga meminta seluruh unsur yang tergabung dalam Tim Pembina Posyandu untuk aktif mengawal pelaksanaan program tersebut sesuai bidang tugas masing-masing.

Termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) sebagai sekretariat Posyandu serta para Ketua TP Posyandu tingkat kecamatan.

"Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan pemahaman, serta menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan program Posyandu secara terpadu, sehingga Posyandu dapat berperan dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat," kata dia.

Yayuk mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat pengabdian dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun Wonogiri yang sehat, maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (al)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#kualitas hidup #ketua tp posyandu wonogiri #posyandu #Sri Rahayuningsih Setyo Sukarno #kesehatan