Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Klir, Sekda Wonogiri Beri Penjelasan soal Video Viral tentang Keluhan Fasilitas Ambulans di RSUD Wonogiri

Iwan Adi Luhung • Kamis, 25 Juni 2026 | 12:45 WIB
Tangkapan layar video viral tentang layanan ambulans di RSUD Wonogiri. (ISTIMEWA)
Tangkapan layar video viral tentang layanan ambulans di RSUD Wonogiri. (ISTIMEWA)

RADARSOLO.COM- Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri F.X Pranata gercep memberikan respons video viral tentang pelayanan ambulans di RSUD Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. 

Diketahui, video tersebut direkam di area parkir ambulans rumah sakit setempat dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Dalam visual yang beredar, seorang pria meluapkan kekecewaannya karena menganggap pelayanan ambulans tidak segera diberikan.

Baca Juga: Top Skor Persija Jakarta Gabung Persis Solo, Pendiri PFA Sukoharjo Ungkap Kelebihan Ahmad Mujadid yang Jarang Dimiliki Striker Muda

Terdengar umpatan sambil menunjukkan deretan ambulans yang terparkir di lokasi.

Warga mempertanyakan mengapa ambulans tidak digunakan untuk mengantar pasien yang hendak dirujuk.

Menanggapi hal tersebut, F.X Pranata memberikan penjelasan terkait kronologi kejadian.

Menurutnya, video itu dibuat oleh keluarga seorang pasien anak yang datang ke RSUD Wonogiri setelah diduga menelan benda asing berupa kelereng.

"Pasien anak datang diantar oleh ibu dan pamannya. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter jaga dan dokter yang menangani, kondisi pasien dinyatakan tidak dalam keadaan gawat darurat," ujar Pranata.

Meski tidak dalam kondisi darurat, pasien tetap perlu mendapatkan penanganan lanjutan sehingga dirujuk ke RSUD Dr. Moewardi Solo.

Baca Juga: Bursa Transfer MotoGP: Pedro Acosta Resmi ke Ducati, Francesco Bagnaia Tinggalkan Tim Pabrikan

Karena statusnya bukan kegawatdaruratan, pasien diperbolehkan menggunakan berbagai moda transportasi yang tersedia dan tidak wajib menggunakan ambulans.

Pranata menjelaskan, pada saat itu, pihak keluarga juga tidak mengajukan permohonan penggunaan ambulans sesuai prosedur yang berlaku.

Namun setelah muncul video yang viral di media sosial, Pemkab Wonogiri segera melakukan klarifikasi dan mediasi antara pihak rumah sakit dengan keluarga pasien.

"Hasil mediasi sudah baik dan persoalan dinyatakan selesai. Kami juga telah meminta penjelasan dari pihak rumah sakit maupun tenaga medis yang bertugas saat itu," kata dia.

Baca Juga: Tak Mau Ambil Risiko, Bulog Langsung Instruksikan Penarikan Minyakita di Karanganyar

Sekda menambahkan, pasien yang bersangkutan telah mendapatkan penanganan di rumah sakit rujukan.

Benda asing yang tertelan berhasil dikeluarkan dan pasien kini telah kembali pulang.

Kendati demikian, peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Pemkab Wonogiri dan manajemen RSUD Wonogiri.

Salah satu yang dikaji adalah kemungkinan penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP) layanan rujukan agar lebih humanis, nyaman bagi pasien, serta tetap mengedepankan aspek keselamatan.

"Kami sedang mengkaji SOP, termasuk kemungkinan memberikan pilihan sarana transportasi bagi pasien rujukan," ujarnya.

"Jika kondisi tidak gawat memang tidak harus menggunakan ambulans, tetapi apabila pasien membutuhkan dan memungkinkan, rumah sakit siap memberikan pelayanan," lanjut F.X Pranata.

Baca Juga: 32 SMP Negeri di Boyolali Kekurangan 1.561 Murid Baru, Disdikbud Buka Pendaftaran Gelombang 2

Sekda menilai, edukasi kepada masyarakat tentang mekanisme pelayanan kesehatan dan rujukan perlu terus ditingkatkan.

Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya kesalahpahaman maupun informasi yang tidak utuh di tengah masyarakat.

"Edukasi juga penting supaya tidak terjadi misinformasi," pungkasnya. (al)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#sekda wonogiri f.x pranata #pasien rujukan #RSUD Wonogiri #Layanan Ambulans Gratis #video viral