Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Dokter Spesialis hingga Cleaning Service di RSUD Wonogiri Dilatih Gunakan APAR dan Spill Kit

Iwan Adi Luhung • Rabu, 1 Juli 2026 | 16:01 WIB
RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri laksanakan In House Training Manajemen Fasilitas dan Keselamatan bagi pegawai tahun 2026 Selasa (30/6/2026). (IWAN ADI/RADAR SOLO)
RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri laksanakan In House Training Manajemen Fasilitas dan Keselamatan bagi pegawai tahun 2026 Selasa (30/6/2026). (IWAN ADI/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri menggelar In House Training (IHT) Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) bagi pegawainya pada Selasa (30/6/2026).

Pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 76 peserta yang berasal dari latar belakang profesi lintas sektor di lingkungan rumah sakit.

Komposisi 76 peserta pelatihan tersebut meliputi unsur pegawai baru dari berbagai klaster profesi.

Mulai dari tenaga perawat, dokter umum, dokter spesialis, fisioterapis, petugas cleaning service, para penyewa lahan komersial di area rumah sakit, hingga jajaran manajemen internal.

Baca Juga: Mengapa Talenta Dony Tri Bersinar di Luar Persis Solo? Rasiman Ungkap Alasannya

Rangkaian kegiatan edukasi ini dibuka secara resmi oleh Ketua Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Witrawan Jatu Pambudi.

Dalam sambutannya, Jatu menegaskan bahwa penguasaan pemahaman komprehensif mengenai tata kelola fasilitas dan keselamatan merupakan bagian penting dari budaya kerja yang wajib diimplementasikan oleh seluruh elemen tanpa terkecuali.

"Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kompetensi peserta dalam menerapkan sistem manajemen fasilitas dan keselamatan di lingkungan rumah sakit," ujar Witrawan.

Melalui pembekalan materi ini, seluruh pegawai diharapkan mampu secara kolektif menciptakan ekosistem lingkungan kerja yang aman, nyaman, efektif, efisien, serta senantiasa memenuhi indikator standar mutu dan keselamatan pelayanan medis.

Jatu menerangkan, sepanjang jalannya pelatihan, para peserta dibekali dengan berbagai macam klaster materi teknis yang berkaitan erat dengan sistem kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi kondisi darurat.

Baca Juga: Kejari Wonogiri Bersiap Bakar 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal Hasil Sitaan Kasus Warga Sidoharjo

"Pelatihan tidak hanya diberikan melalui penyampaian teori, tetapi juga dilengkapi simulasi dan praktik langsung," beber Jatu.

Kombinasi metode instruksional tersebut diorkestrasi untuk meningkatkan kecakapan psikomotorik serta keterampilan taktis para peserta dalam merespons berbagai potensi situasi darurat yang dapat terjadi sewaktu-waktu di lingkungan fasilitas kesehatan.

Melalui penyelenggaraan kegiatan berkala ini, manajemen RSUD Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus memacu kapasitas serta kualitas sumber daya manusia demi menunjang pelayanan kesehatan yang bermutu.

Baca Juga: Kerugian Kebakaran SMPN 2 Karangpandan Capai Setengah Miliar, Disdik Ketuk Pintu Pemprov untuk Revitalisasi

Kebijakan pelatihan ini tidak hanya berorientasi penuh pada aspek keselamatan pasien (patient safety), melainkan juga ditujukan untuk memperkuat proteksi keselamatan kerja petugas medis serta seluruh pengunjung rumah sakit.

"Ilmu dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga budaya keselamatan di lingkungan RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso semakin kuat," pungkas Witrawan. (al)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#spill kit #RSUD Wonogiri #apar #Cleaning Service #dokter spesialis