RADARSOLO.COM - Kebakaran lahan terjadi di dekat SPBU di Desa Suci Kecamatan Pracimantoro, Jumat (10/7/2026) siang. Beruntung, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Wonogiri bergerak cepat sehingga api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke area yang lebih berbahaya.
Koordinator Damkar Satpol PP dan Damkar Wonogiri, Sriyanto Kembo menjelaskan laporan kebakaran diterima dari petugas SPBU sekira pukul 10.26. Saat itu, asap tebal dari lahan yang terbakar mulai mengganggu pengguna jalan dan berpotensi membahayakan jaringan listrik maupun telekomunikasi di sekitar lokasi.
Mendapat laporan tersebut, tim Damkar Pos Baturetno langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan penyemprotan.
"Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas," ujar Kembo.
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi. Api kemudian menjalar ke tumpukan daun dan vegetasi kering yang mudah terbakar. Kondisi angin yang cukup kencang saat kejadian turut mempercepat penyebaran api.
"Dugaan sementara yang membakar sampah, kemudian api merambat ke daun-daun kering. Saat itu angin juga cukup kencang sehingga kebakaran cepat meluas," terang Kembo.
Tim Damkar yang terdiri dari empat personel mulai melakukan penanganan pada pukul 10.58. Setelah api berhasil dipadamkan dan dipastikan tidak ada titik api yang tersisa, petugas melakukan pemeriksaan ulang terhadap area kebakaran serta pengecekan peralatan sebelum kembali ke pos.
Kembo memastikan proses pemadaman berlangsung aman dan terkendali tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan pada fasilitas SPBU.
"Pemadaman berjalan lancar, aman, dan terkendali. Setelah kondisi benar-benar aman, petugas kembali ke pos," beber dia.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat musim kemarau. Sebab, kondisi vegetasi yang kering dan tiupan angin dapat memicu kebakaran yang berpotensi mengancam permukiman maupun fasilitas umum di sekitarnya. (al)
Editor : Nur Pramudito