Dalam kejadian tersebut, satu orang pembonceng motor berinisial CL, 29, warga Desa Watuagung, Kecamatan Baturetno, Wonogiri meninggal setelah terlindas bus.
Kasatlantas Polres Wonogiri AKP Julius Marlon Gawe melalui Kanit Gakkum Satlantas Pilres Wonogiri Ipda Deny Ariyadi mengatakan, kecelakaan melibatkan bus nopol B-7149-KGA dengan sepeda motor Honda Vario nopol AD-6849-BB.
Baca Juga: Setelah Dilepas Persis Solo, Sutanto Tan Kini Resmi Gabung Klub Liga 1
Bus dikemudikan oleh S (58) warga Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Sedangkan sepeda motor Honda Vario dikendarai DP (31) warga Desa Watuagung Kecamatan Baturetno yang memboncengkan CL, istrinya.
Berdasarkan hasil olah TKP, bus dan sepeda motor melaju searah dari Baturetno menuju Giriwoyo.
Adapun posisinya, bus berada di depan sepeda motor.
Saat melintas di lokasi kejadian, pengendara motor berupaya mendahului bus.
Namun, ketika proses menyalip berlangsung, sepeda motor diduga kehilangan kendali hingga oleng ke kiri.
Pada berita sebelumnya ditulis bahwa pengendara Honda Vario menabrak sepeda motor tak dikenal dari arah berlawan.
Karena oleng ke kiri, bagian sepeda motor membentur sisi kanan belakang bus.
Baca Juga: Polisi Gulung 3 Alap-Alap Curanmor di Wonogiri, Disita Handphone hingga Truk
Benturan tersebut mengakibatkan CL, pembonceng sepeda motor terjatuh dan akhirnya meninggal dunia.
Namun menurut keterangan warga di sekitar lokasi kejadian, setelah terjatuh dari jok motor, CL terlindas bus yang melaju pelan pasca menurunkan penumpang.
Kanit Gakum menjelaskan, bus tidak melaju setelah terjadi kecelakaan.
"Menurut pengakuan dari pihak bus, dia (sopir bus) mencari pemberhentian yang aman dan lebar karena jalan cukup ramai. Saat polisi datang, bus juga masih di TKP," kata dia. (al)
Editor : Tri Wahyu Cahyono