RADARSOLO.COM - Dugaan perbuatan cabul yang dilakukan Bripka E, oknum anggota Polres Wonogiri menimbulkan dampak luar biasa.
Tidak hanya karirnya yang runtuh, Pondok Pesantren (Ponpes) Santri Manjung yang dikelola Bripka E dari nol nyaris tutup.
Informasi terbaru, orang tua maupun wali menjemput para santri. Kini, hampir semua santri sudah dipulangkan.
Hal itu berdasarkan perintah dari pengurus Ponpes setempat yang meminta sedikitnya 120 santri pulang.
Mereka bukan hanya berasal dari Wonogiri. Tapi juga luar kota.
Kabar dijemputnya para santri diamini Sekretaris Desa (Sekdes) Manjung Exsanuri.
Dia juga melihat dijemputnya para santri hingga Sabtu malam.
"Santrinya dijemput mulai Sabtu sore. Saya juga memantau itu di lokasi," ujar Exsanuri.
Proses penjemputan juga berlangsung lancar. Meski demikian, masih ada santri yang bertahan di sana yang dimungkinkan rumahnya jauh.
Baca Juga: Oknum Penegak Hukum Pemilik Ponpes Diduga Cabul, Kerap Isi Pengajian di Berbagai Daerah
"Setahu saya sampai hari ini (Senin) masih ada dua orang santri. Mungkin rumahnya jauh," kata dia.
Sekdes menuturkan, pasca mencuatnya kasus cabul Bripka E, sempat ada pertemuan yang diikuti warga bersama dengan pemdes setempat. Pihak desa menampung aspirasi masyarakat.
Warga disebut menyerahkan perkara itu kepada pihak terkait. Dalam forum itu, secara explisit warga tak meminta agar ponpes itu ditutup.
"Kalau saya menangkap, kalau ditutup senang. Kalau tidak ya monggo. Sebab sebelumnya sudah pernah ada kejadian santri yang meninggal (usai mengalami penganiayaan,red)," kata dia.
Baca Juga: Tak Dijatah Istri Selama Dua Pekan, Ayah Tiri Cabuli Putri Tiri di Jatisrono Wonogiri
Di sisi lain, pada Senin siang rencananya digelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral mulai dari Polres Wonogiri, Kantor Kemenag Wonogiri hingga Dinsos PPKB P3A Wonogiri.
Hingga berita ini masuk meja redaksi, rapat belum dimulai.
Diberitakan sebelumnya, Bripka E telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus cabul.
Adapun korbanya adalah putri dari rekan kerjanya sesama anggota Polres Wonogiri. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com