RADARSOLO.COM-Pemkab Wonogiri mengajak dunia usaha memperkuat kolaborasi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP/CSR) untuk mendukung program-program strategis daerah.
Itu disampaikan Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dalam kegiatan Dukungan Perusahaan Melalui TJSLP dalam Implementasi Program dan Kegiatan Strategis Daerah, Kamis (23/7/2026).
Bupati mengapresiasi komitmen para pelaku usaha yang selama ini turut berkontribusi terhadap pembangunan Wonogiri.
Menurutnya, kebutuhan pembangunan terus meningkat, sementara kemampuan fiskal pemerintah terbatas.
Karena itu, pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan APBN dan APBD, tetapi membutuhkan dukungan kolaboratif dari dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga filantropi, dan berbagai pemangku kepentingan.
Berdasarkan inventarisasi Pemkab, realisasi program TJSLP perusahaan di Wonogiri sepanjang 2025 mencapai sekitar Rp 6,1 miliar.
Selain itu, dukungan juga datang dari sejumlah perusahaan di luar daerah, seperti Djarum Foundation, PT Kalbe Farma, PT Industri Jamu Sido Muncul, dan PT PLN.
Bupati menilai potensi TJSLP masih sangat besar dan perlu disinergikan dengan prioritas pembangunan daerah agar manfaatnya lebih luas bagi masyarakat.
Untuk itu, Pemkab telah memiliki Perda Nomor 5 Tahun 2019 dan Perbup Nomor 77 Tahun 2026, serta tengah menyelesaikan pembentukan Forum TJSLP.
Baca Juga: Peringati Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Gelar Kegiatan Edukatif di 6 Sekolah Dasar
"Forum ini bukan untuk membebani perusahaan, tetapi menjadi wadah komunikasi dan sinkronisasi agar program CSR selaras dengan kebutuhan masyarakat. Dengan forum ini, pihak terkait juga mengetahui arah visi dan misi kami," ujar Setyo
Kolaborasi diarahkan untuk mendukung berbagai program prioritas. Pemkab berharap seluruh perusahaan dapat berkontribusi sesuai kemampuan demi mewujudkan Wonogiri yang berdaya saing, maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com