RADARSOLO.COM— Peristiwa kebakaran melanda kandang ternak ayam milik Nurhadi di Dusun Mojoroto, Desa Temon, Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, Kamis (30/7/2026) dini hari.
Kebakaran tersebut diduga kuat bersumber dari munculnya hubungan pendek arus listrik (korsleting) pada instalasi kabel yang sudah usang.
Musibah ini mengakibatkan sekitar 6.000 ekor anak ayam yang masih berusia satu pekan mati terbakar di dalam kandang.
Koordinator Damkar Satpol PP dan Damkar Wonogiri Sriyanto Kembo menjelaskan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 02.56 WIB.
Sebanyak sembilan personel damkar langsung diterjunkan ke lokasi kejadian guna melakukan tindakan pemadaman dan pendinginan area.
"Kebakaran diduga berawal dari kabel listrik yang terkelupas di bagian gudang peralatan dan stok pakan," ujar Kembo.
"Api kemudian merembet ke sisi barat kandang ayam. Karena bangunan semi permanen yang sebagian besar berbahan bambu, api dengan cepat membesar," lanjutnya.
Saat terbakar, kandang ternak menampung 12 ribu ekor populasi anak ayam yang baru berusia satu minggu.
Dari jumlah tersebut, lebih dari 6.000 ekor tidak dapat diselamatkan lantaran terkepung kobaran api yang membesar.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Korwil BGN Kayong Utara Viral hingga Diperintahkan Pindah ke Papua
Petugas pemadam kebakaran berjuang melokalisasi kobaran api sehingga dampaknya tidak meluas ke area bangunan sekitar.
Setelah titik api utama berhasil dijinakkan, petugas langsung melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Pihak Damkar Wonogiri memberikan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan pengecekan berkala terhadap instalasi kelistrikan. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com