RADARSOLO.COM-Perkumpulan pengusaha bakso dan mi ayam Wonogiri bersiap membangun ekosistem usaha bakso dan mi ayam yang terintegrasi.
Mulai dari peternakan, penyediaan bahan baku, hingga pemasaran.
Hal itu terungkap pasca pengukuhan perkumpulan Pengusaha Bakso Wonogiri Mendunia di pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri. Jumat (31/7/2026) malam.
Ketua Perkumpulan Pengusaha Bakso Wonogiri Mendunia Maryanto SBY mengatakan, organisasi ini dibentuk sebagai wadah kolaborasi para pelaku usaha bakso asal Wonogiri yang tersebar di berbagai daerah.
Baca Juga: Harga Honda Super One Masih Misteri, Tapi Antrean Pembeli Sudah Mengular, Kuota Hanya 100 Unit
Melalui organisasi tersebut, para anggota diharapkan dapat saling mendukung sekaligus memperkuat rantai usaha secara bersama.
"Kita bersiap membangun ekosistem yang terintegrasi. Mulai dari bahan baku dan lainnya," ujar dia.
Menurut pihaknya, penguatan sektor hulu menjadi kunci keberlanjutan usaha.
Menurutnya, tingginya harga daging sapi menjadi tantangan yang harus diatasi melalui pembangunan ekosistem peternakan di Wonogiri.
Sebagai langkah awal, pihaknya menyiapkan pilot project peternakan sekitar 200 ekor sapi.
Program tersebut diharapkan mampu menciptakan pasokan bahan baku yang lebih stabil, memangkas rantai distribusi.
"Ini juga mengurangi dampak fluktuasi harga daging," beber dia.
Selain pedagang mi ayam dan bakso yang tersebar di seluruh Tanah Air, ada pula suplier mesin oenggiling daging yang ikut bergabung.
Suplier turut mendukung terciptanya alat yang terjamin kehalalannya. Sehingga hasil produksi jugadipastikan halal.
"Teman-teman kan juga dituntut semua serba halal, ada yang terkendala halal karena mesin. Banyak juga yang belum punya nesin," ujar suplier mesin asal Wonogiri sekaligus Wakil Bendahara organisasi Aga Rohima Nusantara.
Baca Juga: Sekolah Kedinasan 2026 Segera Dibuka, Catat 9 Instansi yang Buka Penerimaan dan Syarat Lengkapnya
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mendukung langkah tersebut.
Menurutnya, pembangunan ekosistem yang terintegrasi dari hulu hingga hilir akan memperkuat daya saing Bakso Wonogiri sekaligus mendorong penguatan branding di pasar nasional maupun internasional.
"Pedagang bakso asal Wonogiri telah berkembang di berbagai daerah, bahkan hingga Arab Saudi dan Malaysia. Ini menjadi modal besar untuk membawa Bakso Wonogiri semakin dikenal dunia sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat," papar Setyo. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com