Banyak Dilirik Daerah Lain, Disdukcapil Wonogiri Padukan Studi Tiru Adminduk dengan Potensi Wisata Lokal

Iwan Adi Luhung • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 19:37 WIB
Kepala Disdukcapil Wonogiri Herdian memantau ekonomi kreatif penyokong Wisata Adminduk di Desa Slogoretno Kecamatan Jatipurno baru-baru ini. (Dok.Pemdes Slogoretno)
Kepala Disdukcapil Wonogiri Herdian memantau ekonomi kreatif penyokong Wisata Adminduk di Desa Slogoretno Kecamatan Jatipurno baru-baru ini. (Dok.Pemdes Slogoretno)

RADARSOLO.COM-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Wonogiri menghadirkan inovasi Wisata Adminduk Wonogiri.

Inovasi itu berupa perpaduan studi lapangan terkait administrasi kependudukan (adminduk) dan pariwisata satu-satunya di Indonesia saat ini.

Ide ini tak lahir begitu saja. Adanya efisiensi anggaran membuat dinas memutar otak agar tetap bisa menerima kunjungan kerja dari daerah lain ke Wonogiri.

Pasalnya, banyak Disdukcapil dari daerah lain yang melakukan studi tiru ke Disdukcapil Wonogiri.

Baca Juga: Tanggapi Dinamika Pemilihan BPD, Dinas PMD Sragen Tekankan Banyak Hal Jadi Kebijaksanaan Panitia

Dimana Disdukcapil Wonogiri menjadi satu-satunya dinas di Indonesia yang menutup layanan tatap muka.

Pengurusan adminduk sudah didekatkan masyarakat di Kecamatan dan desa/kelurahan.

Kepala Disdukcapil Wonogiri Herdian mengatakan, kunjungan tamu dari Disdukcapil wilayah lain sangat banyak.

Dengan adanya efisiensi anggaran, pihaknya akhirnya melahirkan program Wisata Adminduk yang menawarkan paket bundling mulai dari sharing pelayanan adminduk hingga berwisata di Kota Sukses.

"Kita kan tidak mungkin menolak tamu. Maka dikemas studi tiru dengan paket wisata. Sekaligus mengangkat wisata lokal di Wonogiri," ujar Herdian Senin (3/8/2026).

Kabupaten/kota yang ingin melakukan studi banding atau studi tiru di Disdukcapil bisa mengambil paket Wisata Adminduk.

 Baca Juga: Perjuangkan Kesetaraan Siswa MI dan MTs, PGIN Minta Bantuan Seragam Gratis Boyolali Mengakomodasi Madrasah

Pihaknya siap memberikan penjelasan materi seputar adminduk.

Selanjutnya pihak ketiga bisa mendampingi tamu dinas berkunjung ke kecamatan desa/kelurahan dengan pelayanan adminduk terbaik dan menikmati potensi wisata lokal.

Sementara ini, opsi kunjungan wisata ada di Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur (OW WGM). Opsi lain di Desa Slogoretno, Kecamatan Jatipurno.

"Tinggal nanti memilih paket yang mana," terang dia.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Slogoretno Suparmanto mengatakan, pihaknya juga telah bersiap menjadi jujugan Wisata Adminduk Wonogiri.

Meski belum ada daerah lain yang berkunjung ke sana, desa telah menyiapkan dukungan untuk itu.

Baca Juga: Indonesia vs Vietnam Piala AFF 2026 Main Jam Berapa? Cek Jadwal Siaran Langsung Gratis di TV

Menurut Suparmanto, konsep ini mengintegrasikan keberhasilan layanan adminduk dengan potensi wisata dan ekonomi kreatif desa.

"Wisata adminduk mengintegrasikan capaian layanan adminduk Wonogiri dengan potensi yang dimiliki desa. Jadi tamu yang studi tiru tidak hanya melihat pelayanan administrasi kependudukan, tetapi juga potensi desa," ujar dia.

Kades menjelaskan, Slogoretno merupakan salah satu desa dengan capaian adminduk yang tinggi.

Di bidang layanan adminduk, pihaknya bisa mencapai 100 persen Identitas Kependudukan Digital (IKD) di tingkat desa.

"Setelah melihat layanan adminduk, rombongan dapat diarahkan mengunjungi pelaku ekonomi kreatif yang telah memanfaatkan pemasaran digital. Produk yang ditawarkan meliputi aneka makanan olahan hingga kerajinan tangan. Setelah itu potensi alam di desa kami," terang dia 

Suparmanto menutuekan, beberapa waktu lalu Kepala Disdukcapil Wonogiri juga telah berkunjung ke desanya. Kadisdukcapil turut melihat ekonomi kreatif yang banyak dikembangkan warga desa setempat. (al)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
potensi wisata lokal program wisata adminduk adminduk Disdukcapil Wonogiri