RADARSOLO.COM-Peristiwa menghebohkan terjadi di Kerdukepik RT 03/RW 01, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri.
Seorang pemuda mengamuk dan merusak fasilitas di Masjid Al Muchlisun, Kerdukepik RT 03/RW 01, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri, Selasa (4/8/2026) sekira pukul 05.30.
Aksi pelaku membuat warga sekitar panik.
Tak seorang pun berani menghentikan amukan pria tersebut karena khawatir menjadi korban.
Warga hanya menyaksikan dari kejauhan sembari menunggu bantuan datang.
Baca Juga: Viral Video Pusat Grosir Solo PGS Resmi Tutup, Para Pedagang Dadah-Dadah: Ini Kata Manajemen
Bowo, warga setempat mengatakan, pelaku tiba-tiba masuk ke area masjid lalu mengamuk sambil berteriak-teriak.
Suara benturan keras terdengar berulang kali saat pelaku menghancurkan berbagai fasilitas.
"Jam 05.30 mengamuk di sini. Warga melihat tapi tidak berani mendekat, hanya melihat. Suaranya dar...der...dar...der keras," ujar dia.
Pelaku menggunakan besi tiang tenda sepanjang sekitar 1,8 meter yang disimpan di belakang masjid sebagai alat untuk merusak.
Besi itu diayunkan secara membabi buta hingga menghancurkan sejumlah bagian bangunan.
Akibat kejadian tersebut, kaca jendela, kaca pintu, etalase, dan kipas angin masjid mengalami kerusakan.
Pecahan kaca berserakan di dalam maupun di luar bangunan.
"Yang rusak kaca jendela, kaca pintu, etalase, sama kipas angin," kata Bowo.
Warga mengaku tidak mengetahui dari mana pelaku masuk ke dalam masjid maupun motif di balik aksi tersebut.
Baca Juga: Apa Penyebab Pusat Grosir Solo PGS Resmi Ditutup? Manajemen Bilang Bukan Karena Sepi Pengunjung
Selama melakukan perusakan, pria itu terus berteriak sambil mengayunkan besi.
Usai mengamuk, pelaku berjalan ke arah Gunung Gandul. Sejumlah warga membuntuti dari kejauhan untuk memantau pergerakannya sambil menunggu petugas kepolisian tiba di lokasi.
"Setelah merusak pergi ke arah Gunung Buthak, dibuntuti warga sambil menunggu kepolisian," beber dia.
Menurut Bowo, pelaku diperkirakan masih berusia sekitar 20 tahun. Saat beraksi, pria tersebut tidak mengenakan baju dan hanya memakai celana.
Bahkan setelah keluar dari masjid, pelaku tampak menunjukkan ekspresi bangga usai melakukan perusakan.
Dugaan sementara, pelaku mengalami gangguan jiwa. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com