RADARSOLO.COM - Kebakaran menghanguskan kandang ternak milik Satimin di Dusun Pucungan RT 02 RW 01 Desa Gedong, Kecamatan Ngadirojo, Selasa (4/8/2026) sekira pukul 11.15.
Koordinator Damkar Satpol PP dan Damkar Wonogiri Sriyanto Kembo mengatakan, kebakaran diduga dipicu bediang atau api penghangat yang digunakan di dalam kandang sapi.
Saat ditinggal pemilik, api diduga membesar hingga menjalar ke bangunan kandang dan rumah tinggal.
Baca Juga: 58 Posisi Kepsek di Sragen Terisi, Satu Disanksi Buntut Tewasnya Siswa SMPN 2 Sumberlawang
"(Api) diduga berasal dari bediang untuk menghangatkan ternak. Api kemudian membesar," ujarnya.
Menurut Kembo, kebakaran kali pertama diketahui seorang warga yang melintas di lokasi.
Saksi langsung berteriak meminta pertolongan sehingga warga sekitar untuk memadamkan api secara manual.
Namun, karena kobaran api semakin besar dan membakar sebagian rumah.
Warga lalu menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Regu piket Damkar Wonogiri yang menerima laporan segera meluncur ke lokasi.
Enam personel langsung melakukan pemadaman dan pendinginan dibantu warga sekitar.
"Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung lancar, aman, dan terkendali sehingga api tidak meluas ke bangunan lain," kata Kembo.
Dipastikan seluruh hewan ternak yang berada di dalam kandang berhasil dievakuasi.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat kebakaran itu.
Baca Juga: Pemkot Masih Kaji Pengelolaan Tahir Solo Museum, BUMD atau Pihak Ketiga?
Petugas masih melakukan pendataan terkait nilai kerugian material yang ditimbulkan.
Damkar Wonogiri mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan bedian atau sumber api di sekitar kandang, terutama ketika ditinggal, untuk mencegah kebakaran serupa selama musim kemarau. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com