Perkuat Pendidikan Demokrasi, KPU Wonogiri Gandeng 10 Instansi Lintas Sektor

Iwan Adi Luhung • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 17:35 WIB
KPU Wonogiri menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan 10 instansi strategis guna memperkuat pendidikan demokrasi, Selasa (4/8/2026). (IWAN ADI/RADAR SOLO)
KPU Wonogiri menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan 10 instansi strategis guna memperkuat pendidikan demokrasi, Selasa (4/8/2026). (IWAN ADI/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 10 instansi strategis guna memperkuat pendidikan demokrasi serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Selasa (4/8/2026).

Jajaran mitra tersebut terdiri atas delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Wonogiri, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wonogiri, serta Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wonogiri.

Ketua KPU Wonogiri Satya Graha menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kebutuhan krusial dalam membangun kualitas demokrasi yang berkelanjutan.

Baca Juga: Antrean Kendaraan di SPBU Kerap Mengular, Wabup Wonogiri Minta Usut Penyebabnya

Menurutnya, KPU kini tidak sekadar berperan sebagai penyelenggara pemilu, melainkan juga bertransformasi sebagai pusat studi dan layanan demokrasi yang mengedepankan kebijakan berbasis data.

"Demokrasi adalah ekosistem yang dibangun bersama. Karena itu, keberhasilannya ditentukan oleh sinergi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat," ujar Satya Graha.

Satya menambahkan bahwa penandatanganan PKS ini bukan sekadar agenda seremonial belaka.

Melainkan pijakan awal dari pelaksanaan program kerja nyata yang langsung memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Bentuk kolaborasi tersebut nantinya disesuaikan dengan ranah kewenangan masing-masing instansi.

Cakupan kerja sama meliputi pendidikan pemilih, tata kelola administrasi kependudukan, komunikasi publik, pemberdayaan masyarakat, perlindungan terhadap kelompok rentan, penguatan wawasan kebangsaan, hingga pemanfaatan data statistik sebagai pijakan dasar dalam pengambilan kebijakan.

Baca Juga: Persib vs Persebaya Final Piala Presiden 2026 Mulai Main Jam Berapa Malam Ini? Cek Jadwal Kick-Off dan Tempat Nonton Gratis

Inisiatif strategis ini disambut hangat Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri F.X Pranata. 

Pihaknya mengapresiasi langkah KPU dalam menghadirkan Pusat Layanan Edukasi Kepemiluan sebagai wadah pembelajaran demokrasi.

Menurut F.X Pranata, inovasi tersebut berpotensi memperkokoh budaya demokrasi daerah melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga: Krisis Air Bersih di Boyolali: Cerita Warga Wonosegoro Manfaatkan Belik Sungai Kering untuk Mandi

Dukungan serupa diutarakan oleh Kepala Kantor Kemenag Wonogiri Hariyadi, serta Kepala BPS Wonogiri Rahmad Iswanto.

Keduanya menyatakan kesiapan penuh untuk menyokong penguatan pendidikan demokrasi melalui kolaborasi lintas sektor dan penyediaan pemanfaatan data yang akurat demi mendongkrak kualitas demokrasi di Kabupaten Wonogiri. (al)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
instanssi pendidikan demokrasi lintas sektoral kpu wonogiri