RADARSOLO.COM - Dinas Sosial dan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPKB P3A) Wonogiri meluruskan narasi viral di media sosial.
Yakni, adanya seorang lansia yang disebut terlantar di wilayah Kecamatan Purwantoro.
Berdasarkan penelusuran, sosok lansia tersebut adalah Katinem, 75, warga Lingkungan Sigereng, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Purwantoro.
Baca Juga: Skor Akhir Persija vs Arema FC Sore Ini: Macan Kemayoran Amankan Podium Ketiga Piala Presiden 2026
Menyikapi kabar yang beredar luas di media sosial, dinas terkait langsung menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan verifikasi dan pengecekan kondisi secara objektif.
Kepala Dinsos PPKB P3A Wonogiri Anton Tiyas Harjanto mengungkapkan, tim gabungan telah mendatangi kediaman Katinem, Minggu (2/8/2026) guna melakukan proses asesmen.
"Teman-teman TRC (Tim Reaksi Cepat) dan kecamatan cek ke lokasi. Kita asesmen yang bersangkutan," ujar Anton Tiyas Harjanto.
Dari hasil asesmen mendalam, terungkap fakta bahwa Katinem sebenarnya masih memiliki anak yang saat ini berdomisili di Ponorogo.
Katinem diketahui memilih untuk tinggal seorang diri di rumahnya di Purwantoro.
Di samping itu, hasil penelusuran dinas mengonfirmasi bahwa Katinem secara rutin menerima berbagai program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat maupun daerah.
Baca Juga: Tekan Beban Pajak Listrk, PJU Kota Karanganyar Diremajakan
Seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Bantuan dari lingkungan setempat juga tersalurkan secara berkala.
"Jadi tidak terlantar. Kita luruskan berdasarkan hasil asesmen yang kita lakukan. Warga sekitar juga nyengkuyung (gotong royong membantu). Simbahnya pengin mandiri. Memang kondisinya seperti itu," tegas Anton.
Anton menambahkan, selain melaksanakan proses asesmen, tim gabungan di lapangan turut menyalurkan bantuan paket sembako serta membantu memandikan Katinem.
Baca Juga: Krisis Solar, Sopir Truk di Sragen Mengeluh ke Menteri Bahlil
Guna memastikan seluruh hak bantuan sosial tetap tepat sasaran dan aman, pihak dinas telah mengonfirmasi adanya tetangga setempat yang dipercaya untuk memonitor serta mengurus pemenuhan kebutuhan harian sang lansia.
"Ada tetangga yang dipercaya mengurus bantuannya. Dimonitor juga, aman (tetap disalurkan haknya)," pungkas Anton. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com